Presiden Jokowi Masuk Ukraina Melalui Polandia

Selasa, 28 Juni 2022 - 12:03 WIB
loading...
Presiden Jokowi Masuk Ukraina Melalui Polandia
Presiden Indonesia Joko Widodo bersalaman dengan Presiden AS Joe Biden saat bertemu dengan para pemimpin G7 di Schloss Elmau, Jerman. Foto/Screenshot Facebook Presiden Joko Widodo
A A A
MUNICH - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan mengunjungi Ukraina , negara yang sedang diinvasi Rusia , dalam beberapa hari ini.

Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan presiden akan melakukan perjalanan ke Ukraina melalui Polandia.

Dalam press briefing yang disampaikan melalui video dari Munich, Menlu Retno tidak merinci melalui jalur apa kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina. Dia juga tidak merinci lokasi kunjungan presiden.

"Presiden akan meneruskan perjalanan ke Ukraina melalui Polandia," kata Retno dalam press briefing yang disampaikan Kementerian Luar Negeri Indonesia, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Rusia Merudal Mal Ukraina, Zelensky: Aksi Teroris Paling Kurang Ajar!

Menurutnya, Presiden Jokowi telah selesai melakukan rangkaian pertemuan dalam rangka KTT G7 and Partner Countries yang diselenggarakan di Elmau, sekitar 113 km dari Munchen.

"Dalam KTT kali ini, G7 mengundang Indonesia, India, Senegal, Afrika Selatan dan Argentina sebagai partner countries," ujar Retno.

Pemimpin Indonesia, menurut Retno, telah menghadiri dua sesi pertemuan. Sesi pertama, dilakukan dalam bentuk working lunch, di mana statement Jokowi difokuskan pada isu energi.

"Sesi kedua, working session, di mana Presiden memfokuskan statement pada isu pangan," paparnya.

Dalam pernyataan di sesi pertama, Jokowi menyinggung masalah energi dan perubahan iklim. Menurutnya, bagi rakyat Indonesia dan di negara berkembang lainnya, resiko perubahan iklim sangatlah nyata.

"Komitmen dan upaya Indonesia untuk perubahan iklim dan transisi energi sangat jelas," katanya.

Untuk sesi kedua, Jokowi memfokuskan pada isu pangan. Menurutnya, rakyat di negara berkembang terancam kelaparan dan jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem.

Menurut data World Food Programme, 323 juta orang di tahun 2022 ini menghadapi kerawanan pangan akut.

Retno menambahkan bahwa Presiden Jokowi menekankan pentingnya dukungan negara-negara G7 untuk me-reintegrasi ekspor gandum dari Ukraina serta ekspor komoditas pangan dan pupuk Rusia ke dalam rantai pasok global.
(min)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1152 seconds (10.101#12.26)