Langka, Wanita Ini Sudah Lahirkan 44 Anak pada Usia 40 Tahun

Senin, 27 Juni 2022 - 12:10 WIB
loading...
A A A
Berbicara melalui penerjemah untuk pembuat film Joe Hattab, Mariem berkata: “Adalah anugerah Tuhan ingin memberi saya [begitu] banyak anak.”

Namun, ceritanya diwarnai dengan kesedihan.

Dia mengatakan dia dipaksa menikah pada usia 12 tahun di luar kehendaknya setelah orang tuanya menjualnya demi mas kawin.

Mariem menambahkan bahwa dokter memberi tahu dirinya bahwa dia terlalu subur dan dia harus terus melahirkan untuk mengurangi tingkat kesuburan di indung telurnya.

Dia diberitahu bahwa tidak ada metode keluarga berencana yang akan berhasil untuknya dan bahwa melahirkan adalah satu-satunya cara untuk "meringankan" tubuhnya.

Menurut Mayo Clinic, sebuah perusahaan kesehatan swasta Amerika Serikat dengan kantor di seluruh dunia: “Sindrom hiperstimulasi ovarium yang parah jarang terjadi, tetapi dapat mengancam jiwa.”

Komplikasi lain dapat mencakup penumpukan cairan di perut atau dada, pembekuan darah, gagal ginjal, memutar ovarium, atau masalah pernapasan.

Mariem Nabatanzi menghabiskan seluruh waktunya untuk merawat anak-anaknya dan berusaha mendapatkan uang untuk menghidupi mereka.

Semua anaknya berasal dari suaminya yang sering absen yang akhirnya meninggalkannya beberapa tahun lalu ketika Mariemmelahirkan anak bungsunya.

Berbicara melalui penerjemah, salah satu putranya memberi tahu Joe Hattab bahwa ibunya adalah "pahlawannya".
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1768 seconds (11.252#12.26)