Raja Yordania Abdullah II Dukung Gagasan NATO Timur Tengah

Sabtu, 25 Juni 2022 - 00:01 WIB
loading...
Raja Yordania Abdullah...
Raja Abdullah II dari Yordania. Foto/REUTERS
A A A
AMMAN - Raja Abdullah II dari Yordania mendukung gagasan aliansi militer Timur Tengah yang dibangun di atas garis yang sama dengan NATO.

Berbicara kepada Hadley Gamble dari CNBC, Raja Abdullah mengatakan kelompok semacam itu dapat bekerja dengan negara-negara yang berpikiran sama, tetapi menekankan pernyataan misinya harus jelas sejak awal.

“Saya ingin melihat lebih banyak negara di kawasan itu masuk ke dalam campuran itu. Saya akan menjadi salah satu orang pertama yang akan mendukung NATO Timur Tengah,” papar Abdullah.

Baca juga: Pejabat Senior Iran: Zionis Israel Murid Setan yang Paling Hebat

“Pernyataan misi harus sangat, sangat jelas. Kalau tidak, itu membingungkan semua orang,” ujar dia.

Raja Abdullah mengatakan dia sudah melihat negaranya sebagai "mitra" NATO, dengan Yordania telah bekerja erat dengan organisasi itu dan pasukannya telah berperang "bahu-bahu" dengan pasukan NATO di masa lalu.

Baca juga: Ilmuwan Nuklirnya Dihabisi, Iran Tuntut AS Bayar Kompensasi Rp59 Triliun

Menurut dia, selain kerja sama keamanan dan militer, aliansi yang lebih erat di Timur Tengah dapat membantu mengatasi tantangan yang timbul dari invasi Rusia ke Ukraina, terutama yang berkaitan dengan energi dan harga komoditas.

“Kita semua berkumpul dan mengatakan ‘bagaimana kita bisa saling membantu?’ yang menurut saya sangat tidak biasa di kawasan ini,” ujar dia.

“Jika saya baik-baik saja dan Anda tidak, saya akan membayar harganya. Saya berharap apa yang Anda lihat pada tahun 2022 adalah getaran baru ini, saya kira, di wilayah ini untuk mengatakan, 'bagaimana kita bisa terhubung satu sama lain dan bekerja dengan satu sama lain?'” papar dia.

Raja juga membahas ancaman destabilisasi Iran terhadap keamanan kawasan dan krisis Israel-Palestina, yang keduanya menurutnya berpotensi mengganggu rencana pembangunan di kawasan itu.

“Jika mereka tidak berbicara satu sama lain, itu menciptakan ketidakamanan dan ketidakstabilan di kawasan yang akan memengaruhi proyek-proyek regional,” ungkap dia.

Dia menegaskan, “Tidak ada yang menginginkan perang, tidak ada yang menginginkan konflik.”

Dia menambahkan, masih harus dilihat apakah negara-negara di kawasan itu dapat bekerja menuju visi di mana “kemakmuran adalah nama permainannya.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved