Lavrov: UE dan NATO Bentuk Koalisi Perangi Rusia
Jum'at, 24 Juni 2022 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan Lavrov datang hanya satu hari setelah dia mencap proposal untuk membentuk koalisi angkatan laut internasional untuk mengawal kapal yang membawa gandum Ukraina melalui Laut Hitam sebagai upaya untuk ikut campur di wilayah di bawah naungan PBB.
"Skema semacam itu tidak diperlukan untuk memfasilitasi ekspor biji-bijian Ukraina," katanya, seraya menambahkan bahwa Moskow menjamin keamanan kapal sampai ke Selat Bosphorus, jalur akses utama Laut Hitam yang dikendalikan oleh Turki.
Awal bulan ini, Lavrov juga menyatakan bahwa Washington berusaha menggunakan konflik di Ukraina untuk mencabut status independen Rusia di arena internasional dan memaksanya untuk bermain dengan aturan yang ditetapkan oleh Amerika Serikat.
"Amerika dan sekutunya tidak akan berhasil dalam upaya seperti itu," dia memperingatkan saat itu.
Baca juga: Ukraina Serang Anjungan Minyak Laut Hitam yang Jadi Basis Pasukan Rusia
Rusia menyerang negara tetangga itu pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan persyaratan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan akhirnya Moskow mengakui republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.
Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis itu dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.
"Skema semacam itu tidak diperlukan untuk memfasilitasi ekspor biji-bijian Ukraina," katanya, seraya menambahkan bahwa Moskow menjamin keamanan kapal sampai ke Selat Bosphorus, jalur akses utama Laut Hitam yang dikendalikan oleh Turki.
Awal bulan ini, Lavrov juga menyatakan bahwa Washington berusaha menggunakan konflik di Ukraina untuk mencabut status independen Rusia di arena internasional dan memaksanya untuk bermain dengan aturan yang ditetapkan oleh Amerika Serikat.
"Amerika dan sekutunya tidak akan berhasil dalam upaya seperti itu," dia memperingatkan saat itu.
Baca juga: Ukraina Serang Anjungan Minyak Laut Hitam yang Jadi Basis Pasukan Rusia
Rusia menyerang negara tetangga itu pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan persyaratan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan akhirnya Moskow mengakui republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.
Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis itu dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.
Lihat Juga :