Sejumlah Perwira Tewas, Iran Ganti Kepala Intelijen

Kamis, 23 Juni 2022 - 21:57 WIB
loading...
Sejumlah Perwira Tewas,...
Iran mengganti kepala intelijennya Hossein Taeb ditengah rentetan tewasnya sejumlah perwira IRGC. Foto/Middle East Eye
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi (IRGC) Iran dalam sebuah pernyataan mengatakan telah mengganti kepala intelijennya Hossein Taeb. Taeb telah memegang posisi itu selama lebih dari 12 tahun.

"Kepala Pengawal Mayor Jenderal Hossein Salami menunjuk Jenderal Mohammad Kazemi sebagai kepala baru Organisasi Intelijen IRGC," kata juru bicara Garda Ramezan Sharif dalam pernyataannya seperti dilansir dari France24, Kamis (23/6/2022).

Menurut pernyataan itu Salami juga menunjuk Taeb, yang merupakan seorang ulama, sebagai penasihatnya sendiri.Pergantian kepala intelijen itu dilakukan setelah pembunuhan sejumlah anggota IRGC , yang telah ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh musuh bebuyutan Iran, Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Video Detik-detik 3 Kapal Iran Nyaris Tabrak 2 Kapal Perang AS

Iran telah terlibat perang bayangan selama bertahun-tahun dengan duo sekutu Israel -AS. Namun ketegangan meningkat menyusul serangkaian insiden tingkat tinggi yang dituduhkan Teheran dilakukan oleh negara Yahudi itu.

Pada 13 Juni, Ali Kamani, seorang anggota divisi kedirgantaraan IRGC, terbunuh saat dalam misi di Khomein di provinsi tengah Markazi. Hal itu diumumkan IRGC dalam sebuah pernyataan tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Sebelumnya pada bulan Juni, Kolonel Ali Esmailzadeh, seorang komandan unit operasi eksternal IRGC, Pasukan Quds, meninggal “dalam sebuah kecelakaan di rumahnya,” menurut kantor berita negara IRNA.

Dan pada 22 Mei, Kolonel IRGC Sayyad Khodai (50) tewas di luar rumahnya di timur Ibu Kota Iran oleh penyerang sepeda motor yang menembaknya lima kali.

Baca juga: Tegang! Bertemu Kapal Cepat Iran, Kapal Perang AS Tembakkan Suar

Televisi pemerintah di Iran mengatakan Khodai adalah anggota Pasukan Quds dan dia "dikenal" di Suriah, di mana Iran telah mengakui mengerahkan "penasihat militer".

IRGC menggambarkan Khodai sebagai "pembela tempat perlindungan", istilah yang digunakan untuk mereka yang bekerja atas nama Iran di Suriah atau Irak.

IRGC menuduh "Zionis" berada di balik pembunuhan itu dan bersumpah akan membalas dendam.

Sementara itu Israel pekan lalu mendesak warganya untuk meninggalkan Turki setelah penangkapan 8 orang yang diduga bekerja untuk sel intelijen yang berencana membunuh turis Israel di Istanbul.

Baca juga: Sirene Rudal Israel Meraung-raung, Peretas Iran Dituding Pelakunya

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Amanda Manopo Ungkap...
Amanda Manopo Ungkap Tantangan Jadi Ibu Baru, Baby Zac Alergi Susu hingga Ikan
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved