Jerman Rilis Bantuan Militer untuk Ukraina, dari Suku Cadang MIG-29 hingga Amunisi

Rabu, 22 Juni 2022 - 17:22 WIB
loading...
A A A
Jerman, bersama dengan sejumlah negara anggota UE lainnya, AS, Inggris, Kanada, dan Australia telah menyediakan senjata bagi Ukraina sejak dimulainya serangan Rusia terhadap negara itu pada akhir Februari lalu.

Tidak seperti AS dan Inggris, Jerman sejauh ini berhenti mengirimkan senjata berat ke Kiev.

Meskipun Berlin memberi lampu hijau untuk pengiriman ini pada akhir April, perangkat keras tampaknya masih belum sampai ke Ukraina. Laporan media menyebutkan, antara lain, kurangnya amunisi yang sesuai sebagai alasan penundaan.

Pemerintah Ukraina semakin menyatakan ketidaksabaran dan frustrasinya terhadap Jerman. Presiden Volodymyr Zelensky dan Andrey Melnik, duta besar untuk Berlin, telah berulang kali menegur Kanselir Jerman Olaf Scholz dan pemerintahnya atas kegagalan mereka mengirimkan senjata yang dijanjikan.

Rusia telah berulang kali mengutuk pengiriman senjata ke Ukraina oleh sekutu Baratnya, mengklaim bahwa itu tidak akan mengubah arah konflik, tetapi hanya akan memperpanjangnya.

Para pejabat di Moskow juga telah memperingatkan bahwa senjata itu pada akhirnya bisa jatuh ke tangan teroris dan penjahat di tempat lain.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Jerman Cegah Pengiriman...
Jerman Cegah Pengiriman Rudal Taurus untuk Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved