Perusahaan AS Bantu Ukraina Bangun Iron Dome Sendiri untuk Lawan Rusia
Selasa, 21 Juni 2022 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Konvoi 40 Truk Militer AS Diduga Angkut Gandum Curian dari Suriah
Perusahaan Kurtzig bekerja sama dengan Lviv IT Cluster, sekelompok perusahaan teknologi dan universitas lokal, ditambah Administrasi Militer Lvov dan Komando Pertahanan Udara Ukraina Barat untuk mengembangkan “Sky Project”, alias “Iron Dome Ukraina”, struktur pertahanan udara yang dapat bergerak di segala cuaca.
“Kami membantu mereka meningkatkan sistem komputer dan sistem jaringan serta perangkat lunak mereka,” papar pengusaha teknologi itu.
Dia mengungkapkan keyakinan, “Ukraina dapat menjadi jauh lebih cepat dan jauh lebih akurat dalam mencoba memukul jatuh rudal yang masuk dari Rusia ini setelah sistemnya ditingkatkan.”
“Rencana tersebut dikatakan termasuk pembenahan pusat komando Ukraina dan 45 stasiun pemantauan bergerak untuk meningkatkan secara dramatis pertahanan udara, yang saat ini hanya menjatuhkan sekitar seperlima dari rudal Rusia,” papar laporan MarketWatch.
Duta Besar Ukraina untuk Israel Yevgen Korniychuk memohon kepada Israel untuk menjual sistem pertahanan udara Iron Dome ke Kiev awal bulan ini.
Korniychuk mengatakan Ukraina tidak mencari "sumbangan", dan siap "membelinya", mungkin menggunakan beberapa dari uang tunai miliaran dolar dari Amerika Serikat (AS) dan NATO yang saat ini sedang disalurkan ke negara itu.
Perusahaan Kurtzig bekerja sama dengan Lviv IT Cluster, sekelompok perusahaan teknologi dan universitas lokal, ditambah Administrasi Militer Lvov dan Komando Pertahanan Udara Ukraina Barat untuk mengembangkan “Sky Project”, alias “Iron Dome Ukraina”, struktur pertahanan udara yang dapat bergerak di segala cuaca.
“Kami membantu mereka meningkatkan sistem komputer dan sistem jaringan serta perangkat lunak mereka,” papar pengusaha teknologi itu.
Dia mengungkapkan keyakinan, “Ukraina dapat menjadi jauh lebih cepat dan jauh lebih akurat dalam mencoba memukul jatuh rudal yang masuk dari Rusia ini setelah sistemnya ditingkatkan.”
“Rencana tersebut dikatakan termasuk pembenahan pusat komando Ukraina dan 45 stasiun pemantauan bergerak untuk meningkatkan secara dramatis pertahanan udara, yang saat ini hanya menjatuhkan sekitar seperlima dari rudal Rusia,” papar laporan MarketWatch.
Duta Besar Ukraina untuk Israel Yevgen Korniychuk memohon kepada Israel untuk menjual sistem pertahanan udara Iron Dome ke Kiev awal bulan ini.
Korniychuk mengatakan Ukraina tidak mencari "sumbangan", dan siap "membelinya", mungkin menggunakan beberapa dari uang tunai miliaran dolar dari Amerika Serikat (AS) dan NATO yang saat ini sedang disalurkan ke negara itu.
Lihat Juga :