Kapal Perang China dan Rusia Berkeliaran di Selatan Tokyo, Jepang Waspada
Minggu, 19 Juni 2022 - 07:42 WIB
loading...
A
A
A
Pasukan Rusia sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk menjalankan pelatihan skala besar di Samudra Pasifik dengan 40 kapal perang. Kementerian Pertahanan Jepang mencatat kemungkinan bahwa 16 kapal yang terlihat di dekat perairan negara itu mungkin ikut serta dalam latihan tersebut. Namun, hingga Sabtu, hal itu belum dikonfirmasi.
Staf Gabungan Jepang juga mengumumkan bahwa, pada waktu yang hampir bersamaan, dua kapal perusak rudal China terlihat melewati laut Jepang, menuju dari Selat Tsushima ke Laut Okhotsk seperti dikutip dari Newsweek, Minggu (19/6/2022).
Newsweek telah menghubungi Kementerian Pertahanan Jepang untuk memberikan komentar.
Baca juga: Menteri Pertahanan Jepang Kecam Tetangga Nuklir yang Abaikan Aturan
Ketegangan antara Jepang dan Rusia baru-baru ini meningkat ketika pada akhir April Rusia memperingatkan potensi pembalasan jika kapal Jepang dan Amerika Serikat (AS) terus menjalankan latihan angkatan laut di dekat perairan Rusia.
Pernyataan itu, yang dibuat oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Igor Morgulov, muncul sebagai tanggapan atas laporan bahwa Korps Marinir AS berencana untuk menjalankan latihan terbesarnya dengan Jepang pada bulan September dan Oktober, yang dikenal sebagai "Resolute Dragon," dengan lebih dari 4.000 anggota militer berpotensi ikut ambil bagian.
Staf Gabungan Jepang juga mengumumkan bahwa, pada waktu yang hampir bersamaan, dua kapal perusak rudal China terlihat melewati laut Jepang, menuju dari Selat Tsushima ke Laut Okhotsk seperti dikutip dari Newsweek, Minggu (19/6/2022).
Newsweek telah menghubungi Kementerian Pertahanan Jepang untuk memberikan komentar.
Baca juga: Menteri Pertahanan Jepang Kecam Tetangga Nuklir yang Abaikan Aturan
Ketegangan antara Jepang dan Rusia baru-baru ini meningkat ketika pada akhir April Rusia memperingatkan potensi pembalasan jika kapal Jepang dan Amerika Serikat (AS) terus menjalankan latihan angkatan laut di dekat perairan Rusia.
Pernyataan itu, yang dibuat oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Igor Morgulov, muncul sebagai tanggapan atas laporan bahwa Korps Marinir AS berencana untuk menjalankan latihan terbesarnya dengan Jepang pada bulan September dan Oktober, yang dikenal sebagai "Resolute Dragon," dengan lebih dari 4.000 anggota militer berpotensi ikut ambil bagian.
Lihat Juga :