Muncul Kampanye 'Haji Tidak Aman' untuk Sudutkan Arab Saudi

Sabtu, 18 Juni 2022 - 10:56 WIB
loading...
Muncul Kampanye Haji...
Kelompok HAM Sanad luncurkan kampanye Haji tidak aman untuk menyudutkan Arab Saudi. Foto/Twitter @SANAD_en
A A A
RIYADH - Organisasi hak asasi manusia (HAM) Sanad telah meluncurkan kampanye di media sosial dengan tanda pagar (tagar) "Haji tidak aman". Kampanye ini untuk menyudutkan Kerajaan Arab Saudi yang saat ini sedang melayani umat Islam untuk ibadah haji.

Kelompok Sanad mengatakan kampanyenya itu untuk mengungkap apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran dan penindasan yang dilakukan oleh otoritas Arab Saudi terhadap jamaah dan pengunjung "pembangkang" yang mengambil bagian dalam haji dan umrah.

Sanad merupakan kelompok yang membela hak-hak politik dan sipil di Kerajaan Arab Saudi dan memantau serta mengungkap pelanggaran HAM di sana.

Organisasi tersebut menuduh otoritas Arab Saudi telah memikat para jamaah "pembangkang" dengan memberi mereka visa haji dan umrah hanya untuk ditangkap, dipenjarakan atau dideportasi ke negara lain di mana kehidupan dan kebebasan mereka terancam.

Baca juga: Pandangan Mohammed bin Salman soal Islam, Nabi Muhammad dan Kerajaan Arab Saudi

"Pihak berwenang Saudi menggunakan haji dan umrah sebagai sarana untuk menekan para pembangkang," kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan.

“Pemerintah Saudi dengan tegas dan berulang kali mempolitisasi Dua Masjid Suci Makkah dan Madinah, dan menjadikan haji dan umrah sebagai alat represi, sarana untuk melenyapkan lawan, dan cara mendukung beberapa rezim otoriter," lanjut organisasi tersebut, seperti dikutip Middle East Monitor, Jumat (17/6/2022).

Menurut Sanad, minoritas Muslim Uighur China berada di puncak daftar kelompok yang ditargetkan pemerintah Saudi selama musim haji, ketika mereka tiba dari komunitas diaspora di negara lain, dengan banyak dilaporkan diserahkan kepada pihak berwenang China.

Bulan lalu, Sanad merilis laporan HAM tahunan mereka untuk tahun 2021, menyoroti pelanggaran HAM yang terus berlanjut meskipun ada banyak peringatan dari organisasi HAM internasional.

"Praktik pelanggaran HAM yang keji dan berlanjutnya kebijakan penahanan sewenang-wenang, penghilangan paksa dan penyiksaan brutal di dalam penjara menegaskan bahwa rezim Saudi bersikeras untuk terus mengejar kebijakan ini dalam mengelola negara," bunyi laporan tersebut.

Pemerintah Arab Saudi belum berkomentar atas tuduhan organisasi HAM tersebut dan belum bereaksi atas kampanye "Haji tidak aman" yang berisiko mencoreng citra kerajaan di mata dunia Islam.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved