Wanita Ini Diperkosa, tapi Hak Asuh Anaknya Justru Jatuh ke Tangan Pemerkosa

Sabtu, 18 Juni 2022 - 09:59 WIB
loading...
Wanita Ini Diperkosa,...
Crysta Abelseth, wanita AS yang diperkosa saat usianya baru 16 tahun. Setelah anak yang dilahirkannya tumbuh remaja, hak asuhnya justru jatuh ke tangan si pemerkosa. Foto/Courtesy of Crysta Abelseth
A A A
WASHINGTON - Seorang wanita asal Louisiana, Amerika Serikat (AS) , menderita dua kali. Dia diperkosa , dan hak asuh anak yang dilahirkannya justru jatuh ke tangan si pemerkosa.

Kenyataan pahit yang diterima Crysta Abelseth (32) tersebut merupakan putusan pengadilan, yang menurut para advokat seharusnya tidak pernah terjadi.

Abelseth diperkosa oleh John Barnes ketika dia berusia 16 tahun atau masih di bawah umur menurut undang-undang di AS. Sedangkan Barnes berusia 30 tahun saat kejahatan itu terjadi.

Serangan itu mengakibatkan Abelseth hamil dan putri yang dilahirkannya sekarang sudah remaja.

Abseleth mengatakan Barnes, yang telah dikonfirmasi melalui tes paternitas sebagai ayah biologis anak itu, diberikan hak asuh tunggal atas putrinya awal tahun ini di tengah pertempuran pengadilan yang dimulai pada 2011.

Baca juga: Bergiliran Perkosa Gadis 17 Tahun di Dalam Mobil, 5 Pria Diburu Polisi

Menurut catatan pengadilan, Barnes diperintahkan untuk membayar tunjangan anak.

Awalnya keduanya sempat berbagi hak asuh atas anak perempuan yang kini berusia 15 tahun itu.

“Itu telah menghabiskan hidup saya. Itu membuat saya terkuras secara emosional, finansial," kata Abelseth.

“Saya hanya kelelahan. Kualitas hidup saya sangat minim, karena harus 'bersama orang tua' dengan pria yang memerkosa saya ini dan harus menemuinya dan berbicara dengannya. Setiap kali dia [putri Abelseth] memiliki acara, dia [Barnes] ada di sana. Itu sangat sulit," paparnya, seperti dikutip dari NBC News, Sabtu (18/6/2022).

Seorang pengacara untuk Barnes tidak menanggapi beberapa permintaan komentar.

Barnes, dalam sebuah email, mengarahkan seorang wartawan ke dokumen pengadilan tentang kasus tersebut.

Dalam dokumen pengadilan, Barnes telah membantah bahwa dia melakukan tindak pidana pemerkosaan.

Abelseth mengatakan kepada WBRZ, sebuah media lokal di Baton Rouge yang pertama kali melaporkan kisahnya, bahwa Barnes memerkosanya setelah menawarkan untuk membawanya pulang setelah keluar malam dengan teman-temannya pada tahun 2005.

Dia mengatakan dia membiarkan keluarga dan teman-temannya percaya bahwa seorang pacar telah menghamilinya.

Abelseth mengatakan bahwa dirinya melaporkan pemerkosaan itu ke polisi pada Juli 2015, setelah bertemu dengan konselor trauma yang memberi tahu dia bahwa dia masih berhak untuk mengajukan tuntutan terhadap Barnes.

Dia mengatakan penegak hukum belum bertindak atas pengaduan tersebut.

Pada hari Kamis, Kantor Sheriff Tangipahoa mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada WBRZ bahwa aduan awal tidak pernah berhasil melalui saluran yang tepat dalam departemen untuk ditugaskan untuk penyelidikan. "Oleh karena itu, departemen kami benar-benar menjatuhkan bola, dan kami harus mengakui kesalahan kami," kata kantor tersebut.

“Kantor Sheriff Tangipahoa telah meninjau dan mengidentifikasi gangguan dalam operasi terkait dengan pengaduan awal yang diajukan oleh pelapor,” kata Sheriff Tangipahoa Daniel Edwards dalam pernyataannya.

“Sejak saat itu, peningkatan prosedur departemen telah diterapkan dan langkah-langkah diterapkan untuk memastikan laporan dari publik tidak pernah diabaikan atau salah penanganan. Terutama kasus-kasus yang menuduh tindakan kriminal terhadap anak muda kita.”

Departemen itu juga mengatakan Abelseth tidak menindaklanjuti masalah itu sampai April tahun ini, yang dibantah Abelseth.

"Saya menelepon dan meninggalkan pesan dan tidak mendapat tanggapan," katanya.

Kasus ini, kata kantor sheriff, sekarang telah diserahkan ke kantor kejaksaan setempat.

Baik Kantor Sheriff Tangipahoa maupun Jaksa Distrik untuk Distrik ke-21 Louisiana Scott Perrilloux tidak menanggapi banyak permintaan untuk mengomentari kasus Abelseth.

Dalam dokumen pengadilan, Abelseth menuduh bahwa Barnes telah melakukan kekerasan fisik, mental dan seksual terhadap anak mereka.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved