AS Sebut Selat Taiwan Jalur Perairan Internasional, China Marah

Rabu, 15 Juni 2022 - 10:27 WIB
loading...
AS Sebut Selat Taiwan...
Kapal perusak dengan rudal kendali klas Arleigh Burke, USS Kidd, dan kapal Penjaga Pantai AS Munro melakukan transit di Selat Taiwan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) pada Selasa (14/6/2022) mendukung pernyataan Taiwan bahwa selat yang memisahkan pulau itu dari daratan China adalah jalur perairan internasional.

Pernyataan AS itu menjadi bentuk penolakan lebih lanjut terhadap klaim Beijing untuk menjalankan kedaulatan atas jalur strategis tersebut.

Selat Taiwan sering menjadi sumber ketegangan militer sejak pemerintah Republik China yang kalah melarikan diri ke Taiwan pada 1949 setelah kalah perang saudara dengan komunis yang mendirikan Republik Rakyat China.

Baca juga: NATO Janjikan Lebih Banyak Senjata Berat untuk Ukraina

Dalam beberapa tahun terakhir, kapal perang AS, dan kadang-kadang kapal-kapal dari negara-negara sekutu seperti Inggris dan Kanada, telah berlayar melalui selat itu. Tindakan itu memicu kemarahan Beijing.

Baca juga: Kanada dan Denmark Akhiri Perang Wiski, Pulau Hans Dibagi Dua

Pada Senin, Kementerian Luar Negeri China mengatakan, “China memiliki kedaulatan, hak berdaulat, dan yurisdiksi atas Selat Taiwan."

Baca juga: Ajudan Zelensky Ungkap Alasan Ukraina Pilih Perang Kota

China menegaskan, "Klaim palsu ketika negara-negara tertentu menyebut Selat Taiwan sebagai perairan internasional."

Mengomentari hal itu pada Selasa, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan dalam email kepada Reuters, “Selat Taiwan adalah jalur air internasional, yang berarti Selat Taiwan adalah area di mana kebebasan laut lepas, termasuk kebebasan navigasi dan penerbangan, dijamin di bawah hukum internasional.”

Price menambahkan, “Dunia memiliki kepentingan abadi dalam perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, dan kami menganggap ini sebagai pusat keamanan dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas.”

Dia mengulangi kekhawatiran AS tentang “retorika agresif dan aktivitas koersif China mengenai Taiwan”.

Dia mengatakan, “Amerika Serikat akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkan, dan itu termasuk transit melalui Selat Taiwan.”

Sebelumnya pada Selasa, juru bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan Joanne Ou menyebut posisi China sebagai “kekeliruan.”

China tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya dan memandang pulau itu sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah China.

Taiwan mengatakan China tidak memiliki hak untuk berbicara atau mengklaim kedaulatan.

Taipei mengatakan hanya rakyat Taiwan yang dapat memutuskan masa depan mereka sendiri dan China tidak pernah menguasai bagian mana pun dari pulau itu.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved