Ajudan Zelensky Ungkap Alasan Ukraina Pilih Perang Kota

Rabu, 15 Juni 2022 - 06:52 WIB
loading...
A A A
Pejabat itu mencatat, “Militer Ukraina tidak memiliki banyak pilihan alternatif karena kelangkaan senjata berat.”

Ajudan Zelensky mengatakan keengganan yang nyata dari para pemimpin Barat untuk memberi Kiev sejumlah senjata besar yang memadai adalah sebagian yang harus disalahkan.

“Jika Anda pikir kami harus kalah, katakan saja langsung kepada kami: 'Kami ingin Anda kalah'. Kemudian kami akan mengerti mengapa Anda memberi kami senjata di level ini,” tegas Podolyak.

Pejabat itu mengeluh beberapa pendukung Kiev di Barat tidak memiliki rasa urgensi meskipun tentara Ukraina secara serius kekurangan senjata di Donbass.

Podolyak juga menjadi pejabat Ukraina pertama yang menguraikan jumlah total setiap jenis persenjataan berat yang menurut Kiev perlu disetarakan dengan pasukan Rusia di front timur yakni 1.000 howitzer, 300 sistem roket multi-peluncur, 500 tank, 2.000 kendaraan lapis baja dan 1.000 drone.

“Meski AS telah memasok sekitar 100 howitzer dan beberapa lusin senjata artileri self-propelled ke Ukraina, dan berjanji bulan ini, bersama dengan Inggris, untuk mengirimkan beberapa sistem roket peluncuran ganda, ini masih jauh dari kebutuhan militer Ukraina,” ujar Podolyak.

Menurut perkiraan pejabat tersebut, pasukan Rusia menembakkan sekitar 70.000 proyektil setiap hari di Donbass, sementara pasukan Ukraina dapat mengembalikan peluru 10 kali lebih sedikit.

Podolyak melanjutkan dengan menekankan setiap gencatan senjata yang menyerukan konsesi teritorial di pihak Ukraina akan mengarah pada “perang permanen” karena Moskow akan merambah lebih jauh ke wilayah Ukraina di ujung jalan.

Penasihat Zelensky menyarankan elit di beberapa negara Barat tidak mau mengakui bahwa upaya mereka sebelumnya untuk membangun hubungan persahabatan dengan Rusia salah arah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Trump: AS Tak Akan Gulingkan...
Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 12: Suasana Kampung Berubah Mencekam, Mila Cemaskan Kondisi Ayah Mertuanya
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Berita Terkini
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved