Rusia Kepung Severodonetsk, Ukraina Memohon Barat Percepat Pasokan Senjata
Selasa, 14 Juni 2022 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
"Kami hanya membutuhkan senjata yang cukup untuk memastikan semua ini. Mitra kami memilikinya," ujarnya.
Penasihat Zelensky, Mikhaylo Podolyak, telah merilis aneka senjata yang katanya dibutuhkan tentara Ukraina, termasuk ratusan howitzer, tank, dan kendaraan lapis baja.
"Mereka menghancurkan semua jembatan, dan masuk ke kota tidak mungkin lagi. Evakuasi juga tidak mungkin," katanya kepada Radio Free Europe.
Pekan lalu, Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan hingga 100 tentaranya tewas setiap hari dan 500 lainnya luka-luka. Sebelumnya, Zelensky memperkirakan 60-100 tentara Ukraina tewas setiap hari.
Penaklukan Severodonetsk oleh Rusia akan membuka jalan ke Sloviansk dan kota besar lainnya, Kramatorsk, dalam upaya Moskow untuk menaklukkan Donbas, wilayah yang sebagian besar penduduknya berbahasa Rusia yang sebagian telah dikuasai oleh separatis pro-Kremlin sejak 2014.
Pada hari Senin, Amnesty International menuduh Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina, dengan mengatakan bahwa serangan di kota timur laut Kharkiv—banyak yang menggunakan bom tandan yang dilarang—telah menewaskan ratusan warga sipil.
Di Bucha, sebuah kota dekat Kiev yang telah menjadi identik dengan tuduhan kejahatan perang, polisi mengatakan mereka telah menemukan tujuh mayat lagi di sebuah kuburan.
Penasihat Zelensky, Mikhaylo Podolyak, telah merilis aneka senjata yang katanya dibutuhkan tentara Ukraina, termasuk ratusan howitzer, tank, dan kendaraan lapis baja.
"Mereka menghancurkan semua jembatan, dan masuk ke kota tidak mungkin lagi. Evakuasi juga tidak mungkin," katanya kepada Radio Free Europe.
Pekan lalu, Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan hingga 100 tentaranya tewas setiap hari dan 500 lainnya luka-luka. Sebelumnya, Zelensky memperkirakan 60-100 tentara Ukraina tewas setiap hari.
Penaklukan Severodonetsk oleh Rusia akan membuka jalan ke Sloviansk dan kota besar lainnya, Kramatorsk, dalam upaya Moskow untuk menaklukkan Donbas, wilayah yang sebagian besar penduduknya berbahasa Rusia yang sebagian telah dikuasai oleh separatis pro-Kremlin sejak 2014.
Pada hari Senin, Amnesty International menuduh Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina, dengan mengatakan bahwa serangan di kota timur laut Kharkiv—banyak yang menggunakan bom tandan yang dilarang—telah menewaskan ratusan warga sipil.
Di Bucha, sebuah kota dekat Kiev yang telah menjadi identik dengan tuduhan kejahatan perang, polisi mengatakan mereka telah menemukan tujuh mayat lagi di sebuah kuburan.
Lihat Juga :