Rusia Ancam Lenyapkan Polandia karena Usul Kerahkan Nuklir Barat ke Ukraina
Senin, 13 Juni 2022 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
"Sikorski memicu konflik nuklir di pusat Eropa. Dia tidak memikirkan masa depan baik Ukraina maupun Polandia. Jika proposalnya terwujud, negara-negara ini akan lenyap, bersama dengan seluruh Eropa," ujarnya, seperti dikutip Pravda, Senin (13/6/2022).
Volodin juga mempertanyakan kesehatan mental diplomat veteran Polandia itu, menyarankan agar diplomat tersebut diperiksa oleh seorang psikiater, menyerahkan mandat Anggota Parlemen-nya, dan tinggal di rumah di bawah pengawasan mulai sekarang.
“Justru karena orang-orang seperti Sikorski, tidak hanya diperlukan untuk membebaskan Ukraina dari ideologi Nazi, tetapi juga demiliterisasi, memastikan status non-nuklir negara itu,” ujar pejabat Rusia tersebut.
Sikorski, yang memimpin Kementerian Luar Negeri Polandia antara 2007 dan 2014, melontarkan gagasan itu dalam sebuah wawancara dengan Espreso TV Ukraina pada hari Sabtu.
Diplomat itu menuduh Rusia melanggar Memorandum Budapest 1994, sebuah perjanjian kerangka kerja yang ditandatangani oleh Ukraina, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat, di mana Kiev menyerahkan persenjataan nuklir yang diwarisinya setelah runtuhnya Uni Soviet dengan imbalan jaminan keamanan dan keuntungan ekonomi.
Volodin juga mempertanyakan kesehatan mental diplomat veteran Polandia itu, menyarankan agar diplomat tersebut diperiksa oleh seorang psikiater, menyerahkan mandat Anggota Parlemen-nya, dan tinggal di rumah di bawah pengawasan mulai sekarang.
“Justru karena orang-orang seperti Sikorski, tidak hanya diperlukan untuk membebaskan Ukraina dari ideologi Nazi, tetapi juga demiliterisasi, memastikan status non-nuklir negara itu,” ujar pejabat Rusia tersebut.
Sikorski, yang memimpin Kementerian Luar Negeri Polandia antara 2007 dan 2014, melontarkan gagasan itu dalam sebuah wawancara dengan Espreso TV Ukraina pada hari Sabtu.
Diplomat itu menuduh Rusia melanggar Memorandum Budapest 1994, sebuah perjanjian kerangka kerja yang ditandatangani oleh Ukraina, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat, di mana Kiev menyerahkan persenjataan nuklir yang diwarisinya setelah runtuhnya Uni Soviet dengan imbalan jaminan keamanan dan keuntungan ekonomi.
Lihat Juga :