Menguak Misteri Pesawat Hantu Terbang di Atas 6 Negara NATO
Minggu, 12 Juni 2022 - 00:15 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan kepada LRT.lt pada Jumat (10/6/2022) bahwa dia tidak dapat memberikan nama orang-orang yang membelinya, atau organisasi yang berafiliasi dengan mereka.
“Mereka bukan orang Lituania. Saya tidak bisa mengatakan dari negara mana mereka berasal, mungkin Ukraina, mungkin Rumania, atau Bulgaria,” ujar dia.
Dia menjelaskan, “Seorang pria dan saya berkomunikasi satu sama lain dalam bahasa Rusia… Saya tidak tahu nama orang-orang ini. Saya tidak tertarik.”
Mantan pemilik melanjutkan, “Saya menjualnya dan mengucapkan selamat tinggal pada pesawat itu. Saya mencoba menjualnya selama bertahun-tahun. Saya tidak punya tempat untuk meletakkannya, jadi saya senang mereka membelinya... Saya tidak ingat organisasi mana yang membelinya. Itu ditulis dalam bahasa asing.”
Penerbangan yang masih belum dapat dijelaskan itu terjadi karena banyak negara Eropa dalam siaga tinggi karena konflik yang sedang berlangsung di Ukraina, di mana pesawat tempur Rusia telah berulang kali menerbangkan serangan udara sejak akhir Februari.
Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) baru-baru ini memperingatkan peningkatan risiko terhadap pesawat penumpang sipil yang terbang di wilayah tersebut, dengan alasan kemungkinan “salah identifikasi” dan kesalahan potensial lainnya yang dihasilkan dari kebingungan seputar zona perang.
“Mereka bukan orang Lituania. Saya tidak bisa mengatakan dari negara mana mereka berasal, mungkin Ukraina, mungkin Rumania, atau Bulgaria,” ujar dia.
Dia menjelaskan, “Seorang pria dan saya berkomunikasi satu sama lain dalam bahasa Rusia… Saya tidak tahu nama orang-orang ini. Saya tidak tertarik.”
Mantan pemilik melanjutkan, “Saya menjualnya dan mengucapkan selamat tinggal pada pesawat itu. Saya mencoba menjualnya selama bertahun-tahun. Saya tidak punya tempat untuk meletakkannya, jadi saya senang mereka membelinya... Saya tidak ingat organisasi mana yang membelinya. Itu ditulis dalam bahasa asing.”
Penerbangan yang masih belum dapat dijelaskan itu terjadi karena banyak negara Eropa dalam siaga tinggi karena konflik yang sedang berlangsung di Ukraina, di mana pesawat tempur Rusia telah berulang kali menerbangkan serangan udara sejak akhir Februari.
Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) baru-baru ini memperingatkan peningkatan risiko terhadap pesawat penumpang sipil yang terbang di wilayah tersebut, dengan alasan kemungkinan “salah identifikasi” dan kesalahan potensial lainnya yang dihasilkan dari kebingungan seputar zona perang.
(sya)
Lihat Juga :