Tentara Rusia dan Ukraina Bertempur Tanpa Henti di Jalanan Sievierodonetsk
Jum'at, 10 Juni 2022 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Pasukan Rusia memfokuskan semua kekuatan mereka di daerah itu, kata Sekretaris Dewan Keamanan Ukraina Oleksiy Danilov kepada Reuters dalam sebuah wawancara pada hari Kamis.
Baca: Berebut Kuasai Sievierodonetsk, Pasukan Rusia dan Ukraina Terlibat Perang Kota
"Mereka tidak mengampuni orang-orang mereka, mereka hanya mengirim orang-orang seperti umpan meriam," katanya. "Mereka menembaki militer kita siang dan malam," lanjutnya.
Sementara itu, Wali Kota Sievierodonetsk, Oleksandr Stryuk mengatakan pada hari Kamis, sekitar 10.000 warga sipil masih terjebak di dalam kota. Jumlah itu adalah sekitar sepersepuluh dari populasi sebelum perang.
Dalam pembaruan langka dari Sievierodonetsk, komandan Batalyon Pengawal Nasional Svoboda Ukraina, Petro Kusyk, mengatakan bahwa Ukraina menarik Rusia ke pertempuran jalanan untuk menetralisir keunggulan artileri Rusia.
"Kemarin berhasil bagi kami - kami meluncurkan serangan balasan dan di beberapa daerah kami berhasil mendorong mereka mundur satu atau dua blok. Di tempat lain mereka mendorong kami kembali, tetapi hanya dengan satu atau dua gedung," katanya dalam wawancara yang disiarkan televisi.
Baca: Berebut Kuasai Sievierodonetsk, Pasukan Rusia dan Ukraina Terlibat Perang Kota
"Mereka tidak mengampuni orang-orang mereka, mereka hanya mengirim orang-orang seperti umpan meriam," katanya. "Mereka menembaki militer kita siang dan malam," lanjutnya.
Sementara itu, Wali Kota Sievierodonetsk, Oleksandr Stryuk mengatakan pada hari Kamis, sekitar 10.000 warga sipil masih terjebak di dalam kota. Jumlah itu adalah sekitar sepersepuluh dari populasi sebelum perang.
Dalam pembaruan langka dari Sievierodonetsk, komandan Batalyon Pengawal Nasional Svoboda Ukraina, Petro Kusyk, mengatakan bahwa Ukraina menarik Rusia ke pertempuran jalanan untuk menetralisir keunggulan artileri Rusia.
"Kemarin berhasil bagi kami - kami meluncurkan serangan balasan dan di beberapa daerah kami berhasil mendorong mereka mundur satu atau dua blok. Di tempat lain mereka mendorong kami kembali, tetapi hanya dengan satu atau dua gedung," katanya dalam wawancara yang disiarkan televisi.
Lihat Juga :