Perjalanan Karir Ariel Sharon, Mantan PM Israel yang Bertanggung Jawab dalam Pembantaian Warga Palestina

Sabtu, 04 Juni 2022 - 16:05 WIB
loading...
A A A
Setelah itu, pada 1953, dia mendirikan unit komando khusus ‘101’ berdasarkan arahan perdana menteri Israel saat itu. Tujuan unit ini adalah untuk melakukan operasi serangan balasan terhadap Fedayeen Palestina. Beberapa tahun berselang, tepatnya 1956 dia menjadi komandan unit 202 (Brigade penerjun payung) selama Perang Suez.

Baca: Akhir Tragis Penjagal Rakyat Palestina Ariel Sharon: Koma 8 Tahun, Membusuk di RS

Melansir Jewish Virtual Library, Ariel Sharon juga pernah menjadi Komandan Brigadir Infanteri antara tahun 1958 hingga 1962. Karir militernya semakin menanjak setelah menjadi Kepala Staf Komando Utara serta Kepala Departemen Pelatihan Angkatan Darat di tahun 1966.

Pada 1972, Sharon mengundurkan diri dari dunia militer dan beralih ke politik. Sekitar Desember 1973, dia menjadi anggota Knesset untuk partai liberal kapitalis.

Merasa bosan dengan politik oposisi, pada 1975 dia menjadi penasihat keamanan untuk Perdana Menteri Partai Buruh, Yitzhak Rabin. Tak lama berselang, pada pemilu selanjutnya dia bergabung dengan Partai Herut dan diangkat menjadi Menteri Pertanian periode 1977-1981.

Pada tahun 1981, Sharon menduduki jabatan Menteri Pertahanan. Dalam posisi ini, dia terlibat dalam Perang Lebanon serta memperbaharui hubungan diplomatik dengan negara-negara Afrika yang memutus hubungan selama Perang Yom Kippur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved