Langka, China-Taiwan 'Bersatu' Protes Jepang

Selasa, 23 Juni 2020 - 14:53 WIB
loading...
A A A
"Pengadopsian Jepang atas RUU yang mengubah nama (pulau) adalah provokasi serius terhadap kedaulatan wilayah China, yang ilegal, batal dan tidak berlaku. Itu tidak dapat mengubah fakta bahwa Diaoyu Dao adalah milik China. Kami dengan tegas menentang langkah yang diambil oleh Jepang ini," imbuhnya.

Di sisi lain, Taiwan juga mengklaim pulau-pulau yang dikenal sebagi Diaoyutai itu. Kementerian Luar Negeri Taiwan menyebut gugusan pulau itu sebagi wilayah yang melekat pada negaranya.

"Fakta bahwa negara kita memiliki kedaulatan tidak dapat disangkal. Klaim sepihak dan tindakan yang diambil oleh pihak lain tidak dapat mengubah fakta ini," kata Kementerian Luar Negeri Taiwan dalam sebuah pernyataan.

Kedua belah pihak mengatakan mereka mengajukan protes ke Tokyo melalui saluran diplomatik. Menjawab komentar, konsulat Jepang di New York merujuk Newsweek ke komentar yang dibuat sebelumnya Senin oleh Sekretaris Kabinet Suga Yoshihide pada konferensi pers harian.

"Berkenaan dengan perubahan nama daerah dalam distrik, di bawah Undang-Undang Otonomi Daerah, kepala distrik yang bersangkutan harus melakukannya dengan suara majelis kota yang relevan, dan pemerintah tidak boleh mengomentarinya," kata Suga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Iran Diduga Gunakan...
Iran Diduga Gunakan Rudal China saat Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Situs Radar hingga Pangkalan Militer Dibombardir
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved