Jilat Ludah Sendiri, Biden Dilaporkan Akan Sambangi Arab Saudi
Jum'at, 03 Juni 2022 - 11:01 WIB
loading...
Presiden AS Joe Biden dilaporkan akan berkunjung ke Arab Saudi untuk bertemu dengan Putra Mahkota Mohammad bin Salman. Foto/Saudileaks.org
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dilaporkan akan mengunjungi Arab Saudi pada akhir bulan ini dan bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman .
Apa yang dilakukan Biden seolah melupakan janji kampanyenya untuk menjadikan Arab Saudi negara "paria" atas pembunuhan kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi .
Kunjungan ke Riyadh, pertama kali dilaporkan oleh Washington Post dan New York Times, menunjukkan bahwa Biden telah memprioritaskan kebutuhannya untuk menurunkan harga minyak dan menghukum Rusia atas invasinya ke Ukraina, di atas pendiriannya terhadap hak asasi manusia. Kunjungan itu akan ditambahkan ke perjalanan yang sudah direncanakan ke Israel, Jerman dan Spanyol.
Gedung Putih mengatakan tidak memiliki rencana perjalanan baru untuk diumumkan, tetapi menjelaskan bahwa tidak ada penghalang bagi Biden untuk bertemu dengan putra mahkota.
"Jika dia memutuskan bahwa adalah kepentingan Amerika Serikat untuk terlibat dengan seorang pemimpin asing dan bahwa keterlibatan semacam itu dapat memberikan hasil, maka dia akan melakukannya," kata seorang pejabat senior Gedung Putih.
Baca juga: Terungkap! Mohammed bin Salman Omeli Penasihat Biden Gara-gara Ini
“Dalam kasus Arab Saudi, yang telah menjadi mitra strategis Amerika Serikat selama hampir 80 tahun, tidak ada keraguan bahwa kepentingan utama terjalin dengan Arab Saudi. Dan Presiden memandang Kerajaan Arab Saudi sebagai mitra penting dalam sejumlah inisiatif yang sedang kami kerjakan baik di kawasan maupun di seluruh dunia,” imbuhnya seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (3/6/2022).
Apa yang dilakukan Biden seolah melupakan janji kampanyenya untuk menjadikan Arab Saudi negara "paria" atas pembunuhan kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi .
Kunjungan ke Riyadh, pertama kali dilaporkan oleh Washington Post dan New York Times, menunjukkan bahwa Biden telah memprioritaskan kebutuhannya untuk menurunkan harga minyak dan menghukum Rusia atas invasinya ke Ukraina, di atas pendiriannya terhadap hak asasi manusia. Kunjungan itu akan ditambahkan ke perjalanan yang sudah direncanakan ke Israel, Jerman dan Spanyol.
Gedung Putih mengatakan tidak memiliki rencana perjalanan baru untuk diumumkan, tetapi menjelaskan bahwa tidak ada penghalang bagi Biden untuk bertemu dengan putra mahkota.
"Jika dia memutuskan bahwa adalah kepentingan Amerika Serikat untuk terlibat dengan seorang pemimpin asing dan bahwa keterlibatan semacam itu dapat memberikan hasil, maka dia akan melakukannya," kata seorang pejabat senior Gedung Putih.
Baca juga: Terungkap! Mohammed bin Salman Omeli Penasihat Biden Gara-gara Ini
“Dalam kasus Arab Saudi, yang telah menjadi mitra strategis Amerika Serikat selama hampir 80 tahun, tidak ada keraguan bahwa kepentingan utama terjalin dengan Arab Saudi. Dan Presiden memandang Kerajaan Arab Saudi sebagai mitra penting dalam sejumlah inisiatif yang sedang kami kerjakan baik di kawasan maupun di seluruh dunia,” imbuhnya seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (3/6/2022).
Lihat Juga :