Kejamnya Tentara Israel Hancurkan Sumur Air di Tepi Barat, 400 Petani Palestina Sedih

Rabu, 01 Juni 2022 - 17:03 WIB
loading...
A A A
"Israel menghancurkan sumur yang dimiliki dan dioperasikan Koperasi Pertanian Ras Atiyeh untuk mencegah semua petani mengambil manfaat dari airnya," ujar Mazouz.

Israel terus mencuri air dari Tepi Barat dengan membatasi akses Palestina ke sana. Rezim Zionis juga meningkatkan kontrol yang dimiliki permukiman ilegal Yahudi saja atas sumber daya air di daerah tersebut.

Pada November 1967, otoritas Israel mengeluarkan Perintah Militer 158, yang menyatakan Palestina tidak dapat membangun instalasi air baru tanpa terlebih dahulu memperoleh izin dari tentara Israel. “Izin itu hampir tidak mungkin diperoleh,” papar laporan Amnesty International.

“Warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan militer Israel terus menderita akibat yang menghancurkan dari perintah ini sampai hari ini. Mereka tidak dapat mengebor sumur air baru, memasang pompa atau memperdalam sumur yang ada, selain juga ditolak akses ke Sungai Yordania dan mata air segar," ungkap pernyataan kelompok hak asasi manusia tersebut.

“Sementara membatasi akses Palestina ke air, Israel secara efektif mengembangkan infrastruktur air dan jaringan airnya sendiri di Tepi Barat untuk penggunaan warganya sendiri di Israel dan di permukiman yang ilegal menurut hukum internasional,” papar Amnesty.

Tidak hanya itu, pemukim Israel telah membakar lebih dari 100 pohon di selatan Nablus, di Tepi Barat utara yang diduduki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Berita Terkini
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved