Rencana Thailand Beli 8 Jet Tempur Siluman F-35 AS dalam Bahaya

Senin, 30 Mei 2022 - 11:34 WIB
loading...
Rencana Thailand Beli...
Jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin, AS. Militer Thailand berencana membeli 8 jet tempur canggih ini, namun ditentang keras kubu oposisi. Foto/REUTERS
A A A
BANGKOK - Rencana militer Thailand membeli delapan jet tempur siluman F-35 dari Amerika Serikat (AS) sedang dalam bahaya karena ditentang keras partai oposisi.

Bahkan, kubu oposisi mengumumkan akan menggunakan masalah tersebut untuk menolak rancangan undang-undang (RUU) Anggaran 2023 selama sesi debat Parlemen yang akan digelar besok.

Namun, Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) bertekad tidak akan mundur dari rencana tersebut.

Menurut sumber RTAF, angkatan bersenjata membutuhkan delapan unit F-35 canggih, masing-masing seharga sekitar 2,7 miliar baht tanpa persenjataan, untuk meningkatkan armada jet tempurnya yang menua.

Baca juga: Finlandia Akan Kerahkan Jet Tempur Siluman F-35 di Dekat Desa Sinterklas

RTAF bermaksud untuk pengadaan jet untuk pilot dan teknisi sehingga mereka dapat berlatih sebelum jet-jet tempur itu dilengkapi dengan persenjataan di kemudian hari.

Sumber RTAF mengatakan pelatihan untuk memastikan pilot siap membela negara akan memakan waktu 10-12 tahun untuk diselesaikan.

Sedangkan proses pengadaan jet tempur harus mendapat persetujuan dari pemerintah AS. Sumber RTAF menambahkan masa negosiasi dengan Washington bisa memakan waktu sekitar dua tahun.

Jika disetujui, kontrak untuk tiga fase pembelian akan dirancang.

RTAF bertujuan untuk mendapatkan tiga pesawat F-35 per tahun di setiap fase, dan prosesnya mungkin memakan waktu sekitar tujuh tahun.

Yutthapong Charasathian, wakil pemimpin Partai Pheu Thai, mengatakan partai-partai oposisi akan menolak RUU Anggaran 2023 di sesi Parlemen besok atas rencana pembelian F-35.

Dia mengatakan bahwa negara membutuhkan uang untuk pembangunan dan bantuan keuangan daripada jet tempur baru.

Menurut Yutthapong, pemerintah terpaksa meminjam atau berutang sekitar 1,5 triliun baht untuk mengatasi dampak ekonomi dari pandemi COVID-19, dan orang-orang berjuang dengan meningkatnya biaya hidup.

"Saya ingin tahu mengapa kita membutuhkan jet tempur baru dan siapa yang harus kita lawan," katanya, seperti dikutip Bangkok Post, Senin (30/5/2022).

"Jika pertanyaan-pertanyaan ini tidak dijawab oleh perdana menteri, yang juga menteri pertahanan, partai-partai oposisi tidak akan membiarkan RUU itu disahkan."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Lewat Kuliner Pilihan...
Lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood, Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Kuliner Legendaris Jakarta dan Bandung
Soroti Kejanggalan,...
Soroti Kejanggalan, Tim Hukum MNC Asia Surati KY dan MA untuk Awasi Sidang Banding Perkara CMNP
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Berita Terkini
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved