Intel Kiev: Pasukan Rusia di Ukraina Akan Habis Januari 2023
Senin, 30 Mei 2022 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi Moskow tetap bertekad untuk menyelamatkan reputasi kepala negaranya yang otokratis.
“Pertempuran telah mencapai intensitas maksimumnya,” kata Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Ganna Malyar.
"Kami memiliki tahap pertempuran yang sangat sulit dan panjang di depan kami.”
Moskow kembali menyerukan agar Ukraina terlibat dalam pembicaraan gencatan senjata. Tapi seruan ini telah ditolak.
Budanov menegaskan kembali tekad Ukraina untuk tidak menyerahkan satu inci tanah pun kepada Rusia yang dia sebut "penjajah".
Menurutnya, tidak akan ada kata menyerah. Tidak akan ada gencatan senjata dengan meninggalkan Donbas yang diduduki Rusia.
“Ini akan berakhir dalam satu hal: kembalinya wilayah pendudukan kami,” kata Budanov.
Namun, lain lagi dengan tekad Rusia.
“Pertempuran telah mencapai intensitas maksimumnya,” kata Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Ganna Malyar.
"Kami memiliki tahap pertempuran yang sangat sulit dan panjang di depan kami.”
Moskow kembali menyerukan agar Ukraina terlibat dalam pembicaraan gencatan senjata. Tapi seruan ini telah ditolak.
Budanov menegaskan kembali tekad Ukraina untuk tidak menyerahkan satu inci tanah pun kepada Rusia yang dia sebut "penjajah".
Menurutnya, tidak akan ada kata menyerah. Tidak akan ada gencatan senjata dengan meninggalkan Donbas yang diduduki Rusia.
“Ini akan berakhir dalam satu hal: kembalinya wilayah pendudukan kami,” kata Budanov.
Namun, lain lagi dengan tekad Rusia.
Lihat Juga :