Diduga Hina Nabi Muhammad SAW, Muslim India Tuntut Jubir Partai PM Modi Dipenjara

Minggu, 29 Mei 2022 - 19:36 WIB
loading...
Diduga Hina Nabi Muhammad SAW, Muslim India Tuntut Jubir Partai PM Modi Dipenjara
Diduga hina Nabi Muhammad SAW, muslim India tuntut juru bicara partai PM Narendra modi dipenjara. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW DELHI - Juru bicara (jubir) partai yang berkuasa di India Partai Bharatiya Janata Party (BJP), Nupur Sharma, memicu kemarahan umatIslam negara itu. Sharma diduga telah menghina Nabi Muhammad SAW dan mengolok-olok Al-Quran .

Dalam sebuah diskusi yang disiarkan stasiun televisi Indian Times Now pada tanggal 26 Mei, Sharma diduga mengolok-olok Al-Quran karena mengatakan bahwa "Bumi itu datar." Pernyataannya tentang Nabi Muhammad SAW juga telah memicu kemarahan besar-besaran di kalangan umat Muslim India .

“Nabi Muhammad menikahi seorang gadis berusia enam tahun dan kemudian berhubungan seks dengannya pada usia sembilan tahun,” kata Sharma dalam video tersebut seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (29/5/2022).

Video itu sendiri telah dihapus oleh stasiun televisi tersebut.

Raza Academy, sebuah organisasi pendidikan dan budaya Islam, mengatakan pada Sabtu malam bahwa pihaknya mendekati Komisaris Polisi Mumbai dan menuntut penangkapan Sharma atas pernyataan "penghinaannya".

"Komisaris Polisi yang Terhormat segera memerintahkan kantor Polisi Pydhonie untuk mengajukan Laporan Informasi Pertama (FIR) di bawah Bagian 295A KUHP India, 153A aur 505B terhadapnya di bawah bagian ketat yang diajukan larut malam hari ini," Raza Academy memposting pernyataannya di media sosial.

Baca juga: Dikeluhkan Kelompok Hindu, 900 Masjid Mumbai Redam Toa saat Azan

Sementara Bagian 295A dari hukum India menyangkut diri sendiri dengan "sentimen agama yang keterlaluan", Bagian 153A berurusan dengan orang-orang yang dituduh "mempromosikan permusuhan" di antara kelompok atau komunitas agama yang berbeda.

Bagian 505B dari IPC mendakwa orang-orang yang dituduh menghasut pelanggaran "terhadap keadaan ketenangan masyarakat”.

Dalam pengaduan yang diajukan ke Kantor Polisi Ambajogai di negara bagian Maharashtra pada hari Sabtu, Partai Tipu Sultan (TSP) mengklaim bahwa komentar Nupur Sharma "berpotensi menyebabkan kerusuhan sipil".
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2058 seconds (10.55#12.26)