AS Siap Kirim Sistem Rudal Jarak Jauh ke Ukraina, Rusia: Tidak Bisa Ditoleransi
Minggu, 29 Mei 2022 - 08:33 WIB
loading...
A
A
A
"Kami menyerukan diakhirinya pemompaan senjata yang tidak masuk akal dan sangat berisiko ke negara itu. Penting untuk menahan diri dari ancaman terhadap kami dan klaim kemenangan militer untuk Ukraina," kata duta besar Rusia itu, menurut Ukrayinksa Pravda.
Sementara itu, pembawa berita di saluran TV propaganda Kremlin baru-baru ini memperingatkan bahwa AS akan menghadapi "respons keras" jika memasok Ukraina dengan sistem roket jarak jauh.
Dalam sebuah wawancara minggu ini, Oleksandr Merezhko, ketua komite urusan luar negeri parlemen Ukraina, mengatakan kepada Newsweek bahwa Rusia sekarang menggunakan artileri secara ekstensif dan kejam.
"Untuk mengatasi ini, untuk menyelamatkan nyawa prajurit dan warga sipil kami, kami membutuhkan MLRS," tambahnya.
Baca juga: 10.000 Tentara Rusia Berada di Luhansk, Pasukan Ukraina Terdesak
The Wall Street Journal melaporkan pada hari Jumat bahwa pemerintahan Biden diperkirakan akan mengumumkan keputusannya untuk mengirim senjata ke Ukraina minggu depan. Ditanya tentang apakah keputusan tentang MLRS telah dibuat, sekretaris pers Pentagon John Kirby mengatakan pada hari Jumat bahwa para pejabat masih bekerja melalui seperti apa paket pengiriman berikutnya.
Sementara itu, pembawa berita di saluran TV propaganda Kremlin baru-baru ini memperingatkan bahwa AS akan menghadapi "respons keras" jika memasok Ukraina dengan sistem roket jarak jauh.
Dalam sebuah wawancara minggu ini, Oleksandr Merezhko, ketua komite urusan luar negeri parlemen Ukraina, mengatakan kepada Newsweek bahwa Rusia sekarang menggunakan artileri secara ekstensif dan kejam.
"Untuk mengatasi ini, untuk menyelamatkan nyawa prajurit dan warga sipil kami, kami membutuhkan MLRS," tambahnya.
Baca juga: 10.000 Tentara Rusia Berada di Luhansk, Pasukan Ukraina Terdesak
The Wall Street Journal melaporkan pada hari Jumat bahwa pemerintahan Biden diperkirakan akan mengumumkan keputusannya untuk mengirim senjata ke Ukraina minggu depan. Ditanya tentang apakah keputusan tentang MLRS telah dibuat, sekretaris pers Pentagon John Kirby mengatakan pada hari Jumat bahwa para pejabat masih bekerja melalui seperti apa paket pengiriman berikutnya.
Lihat Juga :