Gara-gara Perang, Gereja Ortodoks Ukraina Pilih Merdeka Patriarkat Rusia

Sabtu, 28 Mei 2022 - 11:47 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, sebagai bagian dari Gereja Ortodoks Rusia, UOC terus menganggap Patriark Moskow dan Seluruh Rusia sebagai kepala spiritualnya setelah deklarasi kemerdekaan Ukraina.

Namun, pada tahun 2018, presiden Ukraina saat itu Petro Poroshenko mendukung pembentukan OCU saingan.

Meskipun hanya dua uskup dari 90 UOC yang bergabung dengan Gereja Ortodoks Rusia, itu diakui oleh Patriarkat Ekumenis pro-Barat yang berbasis di Istanbul.

UOC sekarang telah menyerukan negosiasi baru dengan OCU skismatis, mendesaknya untuk menyembuhkan “luka yang dalam dan menyakitkan” di tubuh Gereja Ortodoks Ukraina. "Agar dialog dapat berlangsung, OCU perlu menghentikan penyitaan gereja dan pemindahan paksa paroki dari UOC," bunyi pernyataan forum UOC.

Sebagai keluhan terhadap Gereja Ortodoks Rusia, UOC mengutip posisi Patriark Kirill tentang operasi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina, tetapi meminta pemerintah di Moskow dan Kiev untuk melanjutkan proses negosiasi dan mencari kata-kata
yang kuat dan masuk akal untuk menghentikan pertumpahan darah.

Pihak Gereja Ortodoks Rusia sebelumnya telah mengkhawatirkan upaya deklarasi kemerdekaan UOC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Concealer Soulyu Beauty...
Concealer Soulyu Beauty Jadi Favorit Aldi Taher, Solusi Atasi Mata Panda
Bernadya Kenang Masa...
Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga
Berita Terkini
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved