Iran Sita 2 Kapal Tanker Yunani, Athena Protes Pembajakan
Sabtu, 28 Mei 2022 - 02:39 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pejabat Yunani, berbicara dengan syarat anonim untuk membahas rincian serangan itu dengan seorang wartawan, mengidentifikasi kapal kedua sebagai Prudent Warrior.
Pemiliknya, Polembros Shipping di Yunani, sebelumnya mengatakan, “Perusahaan bekerja sama dengan pihak berwenang dan melakukan segala upaya yang mungkin untuk mengatasi situasi secara efektif.”
Kemlu Yunani mengatakan sembilan warga Yunani termasuk di antara awak kedua kapal, tetapi tidak memberikan jumlah pelaut lain di dalamnya.
Seorang pejabat pertahanan AS, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas masalah intelijen, mengatakan tampaknya kedua kapal itu telah mendekati, tetapi tidak di perairan teritorial Iran pada Jumat sebelum hanyut ke perairan Iran.
“Kapal-kapal itu juga telah mematikan alat pelacak mereka, bendera merah lainnya,” papar pejabat itu.
“Namun, tidak ada yang mengeluarkan mayday atau panggilan bantuan,” ungkap pejabat itu.
Iran telah mengancam akan mengambil "tindakan hukuman" pada Jumat pagi karena Athena terlibat dalam penyitaan AS atas satu kapal tanker minyak Iran di perairan Yunani.
Situs web Nour News Iran, yang dekat dengan dinas keamanannya, membuat ancaman itu tepat ketika situs berita pelayaran Lloyd's List mengatakan mereka yakin dua kapal tanker Yunani telah disita di Teluk Arab.
Mengutip sumber industri anonim, Lloyd's melaporkan kedua kapal telah dinaiki setelah helikopter militer Iran mendekati mereka pada Jumat sore.
Dikatakan kedua kapal tanker itu baru saja memuat minyak mentah Irak.
Pihak berwenang Yunani bulan lalu menyita Pegas berbendera Iran, dengan 19 awak Rusia di dalamnya, di dekat pantai pulau selatan Evia karena sanksi Uni Eropa.
Washington kemudian menyita kargo minyak Iran yang disimpan di atas kapal dan berencana mengirimkannya ke Amerika Serikat dengan kapal lain, Reuters melaporkan pada Kamis.
Pemiliknya, Polembros Shipping di Yunani, sebelumnya mengatakan, “Perusahaan bekerja sama dengan pihak berwenang dan melakukan segala upaya yang mungkin untuk mengatasi situasi secara efektif.”
Kemlu Yunani mengatakan sembilan warga Yunani termasuk di antara awak kedua kapal, tetapi tidak memberikan jumlah pelaut lain di dalamnya.
Seorang pejabat pertahanan AS, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas masalah intelijen, mengatakan tampaknya kedua kapal itu telah mendekati, tetapi tidak di perairan teritorial Iran pada Jumat sebelum hanyut ke perairan Iran.
“Kapal-kapal itu juga telah mematikan alat pelacak mereka, bendera merah lainnya,” papar pejabat itu.
“Namun, tidak ada yang mengeluarkan mayday atau panggilan bantuan,” ungkap pejabat itu.
Iran telah mengancam akan mengambil "tindakan hukuman" pada Jumat pagi karena Athena terlibat dalam penyitaan AS atas satu kapal tanker minyak Iran di perairan Yunani.
Situs web Nour News Iran, yang dekat dengan dinas keamanannya, membuat ancaman itu tepat ketika situs berita pelayaran Lloyd's List mengatakan mereka yakin dua kapal tanker Yunani telah disita di Teluk Arab.
Mengutip sumber industri anonim, Lloyd's melaporkan kedua kapal telah dinaiki setelah helikopter militer Iran mendekati mereka pada Jumat sore.
Dikatakan kedua kapal tanker itu baru saja memuat minyak mentah Irak.
Pihak berwenang Yunani bulan lalu menyita Pegas berbendera Iran, dengan 19 awak Rusia di dalamnya, di dekat pantai pulau selatan Evia karena sanksi Uni Eropa.
Washington kemudian menyita kargo minyak Iran yang disimpan di atas kapal dan berencana mengirimkannya ke Amerika Serikat dengan kapal lain, Reuters melaporkan pada Kamis.
Lihat Juga :