WHO: Kurangnya Kepemimpinan Global Ancaman Terbesar Perangi Pandemi
Selasa, 23 Juni 2020 - 08:54 WIB
loading...
A
A
A
Dia tidak menjelaskan bagian mana, tapi itu perlu dikoordinasikan, dapat diprediksi, transparan, pendanaan fleksibel dan luas.
Tedros juga menyeru semua negara menjadikan layanan kesehatan universal sebagai prioritas. Dia memperingatkan dunia harus belajar dengan cara yang keras bahwa sistem layanan kesehatan yang kuat pondasi keamanan kesehatan global dan pembangunan ekonomi serta sosial. (Baca Juga: Jangan Jadikan Rapid Test Ladang Bisnis)
WHO pekan lalu memperingatkan pandemi mengalami percepatan saat infeksi global lebih dari 8,3 juta orang dengan 453.834 orang meninggal. (Lihat Video: Hadiri Acara Susur Gunung, Wakapolres Karanganyar Diserang Orang Tak Dikenal)
Menteri Kesehatan Norwegia Bent Hoeie memperingatkan wabah masih jauh dari berakhir. (Lihat Video: Orang Tak Dikenal Memaksa Masuk Mako Brimob Polda Sulteng)
Tedros juga menyeru semua negara menjadikan layanan kesehatan universal sebagai prioritas. Dia memperingatkan dunia harus belajar dengan cara yang keras bahwa sistem layanan kesehatan yang kuat pondasi keamanan kesehatan global dan pembangunan ekonomi serta sosial. (Baca Juga: Jangan Jadikan Rapid Test Ladang Bisnis)
WHO pekan lalu memperingatkan pandemi mengalami percepatan saat infeksi global lebih dari 8,3 juta orang dengan 453.834 orang meninggal. (Lihat Video: Hadiri Acara Susur Gunung, Wakapolres Karanganyar Diserang Orang Tak Dikenal)
Menteri Kesehatan Norwegia Bent Hoeie memperingatkan wabah masih jauh dari berakhir. (Lihat Video: Orang Tak Dikenal Memaksa Masuk Mako Brimob Polda Sulteng)
(sya)
Lihat Juga :