Israel 'Bersih-bersih' Jelang Pawai Bendera, Hampir 100 Warga Palestina Ditangkap

Jum'at, 27 Mei 2022 - 20:08 WIB
loading...
A A A
Dalam beberapa tahun terakhir, para peserta meneriakkan slogan-slogan rasis seperti "Matilah orang Arab", dan dengan keras mengancam warga Palestina di Kota Tua, memaksa mereka untuk menutup toko dan usaha mereka.

Rute pawai secara tradisional melintasi Kota Tua Palestina di Yerusalem dan berakhir di Tembok Barat, setelah melewati kompleks Masjid al-Aqsa.

Rute pawai tahun lalu diubah untuk menghindari memasuki Kota Tua, menyusul aksi protes Palestina atas pengusiran keluarga Palestina dari Sheikh Jarrah dan serangan polisi Israel ke Masjid al-Aqsa.

Palestina ingin pawai dibatalkan sama sekali karena menganggapnya sangat provokatif. Sayap bersenjata Hamas menanggapi Pawai Bendera Maret tahun lalu dengan menembakkan beberapa roket ke arah Yerusalem, memicu serangan mematikan 11 hari Israel di Gaza.

Pekan lalu, Menteri Keamanan Israel Omer Balev mengumumkan bahwa pawai akan mengikuti rute yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Bagaimanapun, pada hari Selasa, polisi Israel mengatakan bahwa rute pawai akan diubah dalam koordinasi dengan penyelenggara untuk membatasi jumlah peserta di Gerbang Damaskus dan Tembok Barat.

Baca juga: Brutal! Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Tepi Barat

Media Israel juga mengutip seorang pejabat pemerintah Israel yang mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) menekan pemerintah Israel untuk mengubah rute pawai hari Minggu, di tengah peringatan dari faksi-faksi Palestina bahwa itu akan meningkatkan situasi jika melewati Kota Tua atau kompleks Masjid al-Aqsa.

Koalisi faksi-faksi bersenjata di Gaza telah mengeluarkan peringatan lain kepada Israel tentang pawai tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Nonton Microdrama V+Short...
Nonton Microdrama V+Short Lebih Puas, Upgrade ke VIP Plan Sesuai Kebutuhan!
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved