Pertama Kali Sejak 2006, China-Rusia Kompak Veto Sanksi Baru PBB untuk Korut
Jum'at, 27 Mei 2022 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
“Veto hari ini berbahaya. Para anggota hari ini telah mengambil sikap yang tidak hanya merusak tindakan Dewan Keamanan sebelumnya yang telah mereka lakukan, tetapi juga merusak keamanan kolektif kita,” sambungnya seperti dikutip dari CNN, Jumat (27/5/2022).
Berbicara dalam sebuah sesi di markas besar PBB, Thomas-Greenfield menambahkan: “Anggota dewan ini telah memutuskan untuk melindungi proliferator dari menghadapi konsekuensi tindakannya dan mereka telah menunjukkan ketidakberhargaan kata-kata mereka dengan memberikan persetujuan eksplisit kepada DPRK.”
Duta Besar China untuk PBB berpendapat sanksi baru terhadap Korut tidak akan menghentikan program senjatanya dan malah dapat meningkatkan tingkat pengujiannya.
"Sanksi baru juga dapat memberikan tekanan lebih lanjut pada situasi kemanusiaan di Korea Utara karena bergulat dengan dampak pandemi COVID-19," kata Duta Besar China Zhang Jun.
Baca juga: Perangi Covid, Warga Korut Diperintah Berkumur Air Garam dan Minum Teh
Utusan Rusia juga mengutip situasi COVID-19 di Korut sebagai alasan vetonya.
“Penguatan tekanan sanksi terhadap Pyongyang tidak hanya tidak berguna tetapi juga sangat berbahaya dari konsekuensi kemanusiaan dari tindakan tersebut,” kata Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Alekseevich Nebenzya dalam komentar yang diterjemahkan setelah pemungutan suara.
Berbicara dalam sebuah sesi di markas besar PBB, Thomas-Greenfield menambahkan: “Anggota dewan ini telah memutuskan untuk melindungi proliferator dari menghadapi konsekuensi tindakannya dan mereka telah menunjukkan ketidakberhargaan kata-kata mereka dengan memberikan persetujuan eksplisit kepada DPRK.”
Duta Besar China untuk PBB berpendapat sanksi baru terhadap Korut tidak akan menghentikan program senjatanya dan malah dapat meningkatkan tingkat pengujiannya.
"Sanksi baru juga dapat memberikan tekanan lebih lanjut pada situasi kemanusiaan di Korea Utara karena bergulat dengan dampak pandemi COVID-19," kata Duta Besar China Zhang Jun.
Baca juga: Perangi Covid, Warga Korut Diperintah Berkumur Air Garam dan Minum Teh
Utusan Rusia juga mengutip situasi COVID-19 di Korut sebagai alasan vetonya.
“Penguatan tekanan sanksi terhadap Pyongyang tidak hanya tidak berguna tetapi juga sangat berbahaya dari konsekuensi kemanusiaan dari tindakan tersebut,” kata Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Alekseevich Nebenzya dalam komentar yang diterjemahkan setelah pemungutan suara.
Lihat Juga :