Kremlin: Barat Harus Disalahkan Atas Krisis Gandum Ukraina
Jum'at, 27 Mei 2022 - 04:07 WIB
loading...
Kremlin: Barat Harus Disalahkan Atas Krisis Gandum Ukraina. FOTO/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Kremlin mengatakan bahwa Barat hanya menyalahkan dirinya sendiri atas krisis pangan yang sedang berkembang. Rusia menuntut Amerika Serikat (AS) dan sekutunya membatalkan apa yang dianggapnya sebagai sanksi ilegal.
Selain kematian dan kehancuran yang ditaburkan oleh invasi Rusia ke Ukraina, perang dan upaya Barat untuk mengisolasi Rusia sebagai hukuman, telah membuat harga gandum, minyak goreng, pupuk dan energi melonjak, melukai pertumbuhan global.
Baca: Lithuania Serukan Koalisi Angkatan Laut untuk Kawal Gandum Ukraina
Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (26/5/2022), PBB, yang mengatakan krisis pangan global semakin dalam, sedang mencoba untuk menengahi kesepakatan untuk membuka blokir ekspor gandum Ukraina, meskipun para pemimpin Barat menyalahkan Rusia karena meminta tebusan dunia dengan memblokade pelabuhan Ukraina.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak tuduhan itu dan mengatakan Barat harus disalahkan atas situasi tersebut. "Kami dengan tegas menolak tuduhan ini dan. Sebaliknya, menuduh negara-negara Barat bahwa mereka telah mengambil sejumlah tindakan ilegal yang mengarah pada ini," kata Peskov kepada wartawan.
Selain kematian dan kehancuran yang ditaburkan oleh invasi Rusia ke Ukraina, perang dan upaya Barat untuk mengisolasi Rusia sebagai hukuman, telah membuat harga gandum, minyak goreng, pupuk dan energi melonjak, melukai pertumbuhan global.
Baca: Lithuania Serukan Koalisi Angkatan Laut untuk Kawal Gandum Ukraina
Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (26/5/2022), PBB, yang mengatakan krisis pangan global semakin dalam, sedang mencoba untuk menengahi kesepakatan untuk membuka blokir ekspor gandum Ukraina, meskipun para pemimpin Barat menyalahkan Rusia karena meminta tebusan dunia dengan memblokade pelabuhan Ukraina.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak tuduhan itu dan mengatakan Barat harus disalahkan atas situasi tersebut. "Kami dengan tegas menolak tuduhan ini dan. Sebaliknya, menuduh negara-negara Barat bahwa mereka telah mengambil sejumlah tindakan ilegal yang mengarah pada ini," kata Peskov kepada wartawan.
Lihat Juga :