Telepon 911 saat Dibantai, Anak 10 Tahun Korban Penembakan Massal Texas Jadi Pahlawan
Kamis, 26 Mei 2022 - 11:53 WIB
loading...
A
A
A
Ramos yang menggunakan pistol dan senapan serbu dalam serangan mengerikan telah ditembak mati oleh polisi.
“Cucu perempuan saya ditembak dan dibunuh karena mencoba menelepon 911, dia meninggal sebagai pahlawan ketika mencoba mendapatkan bantuan untuknya dan teman-teman sekelasnya,” lanjut sang nenek, yang dilansir Kamis (26/5/2022).
“Dia sangat ramah. Dia memiliki hati yang murah hati. Dia selalu ada untuk membantu siapa pun. Dia sangat cepat menjadi teacher pet.”
Pada hari yang sama ketika hidupnya direnggut dengan kejam, Arreola mencatat bahwa cucunya yang cerdas baru saja menerima penghargaan A-B Honor Roll.
“Dia sangat cerdas dan dia menantikan untuk membuat kehidupan untuk dirinya sendiri," ujarnya.
Keluarga Amerie menghabiskan sebagian besar Selasa sore dan malam melakukan apa yang hanya bisa digambarkan sebagai mimpi buruk setiap orang tua: menunggu untuk mendengar kabar tentang di mana putri mereka yang hilang setelah penembakan massal yang kejam melanda sekolah dasar mereka.
Angel Garza, ayah tiri Amerie, menggunakan media sosial untuk mendapatkan lebih banyak informasi.
"Saya tidak meminta banyak atau bahkan hampir tidak mem-posting di sini tapi tolong sudah 7 jam dan saya masih belum mendengar apa pun tentang cinta saya," tulisnya, dengan membubuhkan emoji hati. "Tolong Facebook bantu saya menemukan putri saya."
“Cucu perempuan saya ditembak dan dibunuh karena mencoba menelepon 911, dia meninggal sebagai pahlawan ketika mencoba mendapatkan bantuan untuknya dan teman-teman sekelasnya,” lanjut sang nenek, yang dilansir Kamis (26/5/2022).
“Dia sangat ramah. Dia memiliki hati yang murah hati. Dia selalu ada untuk membantu siapa pun. Dia sangat cepat menjadi teacher pet.”
Pada hari yang sama ketika hidupnya direnggut dengan kejam, Arreola mencatat bahwa cucunya yang cerdas baru saja menerima penghargaan A-B Honor Roll.
“Dia sangat cerdas dan dia menantikan untuk membuat kehidupan untuk dirinya sendiri," ujarnya.
Keluarga Amerie menghabiskan sebagian besar Selasa sore dan malam melakukan apa yang hanya bisa digambarkan sebagai mimpi buruk setiap orang tua: menunggu untuk mendengar kabar tentang di mana putri mereka yang hilang setelah penembakan massal yang kejam melanda sekolah dasar mereka.
Angel Garza, ayah tiri Amerie, menggunakan media sosial untuk mendapatkan lebih banyak informasi.
"Saya tidak meminta banyak atau bahkan hampir tidak mem-posting di sini tapi tolong sudah 7 jam dan saya masih belum mendengar apa pun tentang cinta saya," tulisnya, dengan membubuhkan emoji hati. "Tolong Facebook bantu saya menemukan putri saya."
Lihat Juga :