Sekjen PBB: Dunia Hadapi Ancaman Perang Dingin Baru

Rabu, 25 Mei 2022 - 23:55 WIB
loading...
A A A
Guterres juga meminta mahasiswa pascasarjana untuk menggunakan bakat mereka guna mendorong dunia menuju masa depan yang terbarukan. "Anda harus menjadi generasi yang berhasil mengatasi keadaan darurat planet dari perubahan iklim," lanjutnya.

Baca: Zelensky Bersedia Bertemu Putin untuk Akhiri Perang

Pejabat itu juga memperingatkan para siswa tentang memasuki dunia yang penuh bahaya. "Kami menghadapi konflik dan perpecahan dalam skala yang tidak terlihat dalam beberapa dekade - dari Yaman ke Suriah, dari Ethiopia ke Sahel dan seterusnya," katanya.

Mengenai konflik Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung, yang dimulai 24 Februari lalu dengan operasi demiliterisasi dan denazifikasi Rusia di Ukraina, Guterres mengatakan hal itu "menyebabkan penderitaan, kehancuran, dan kematian manusia yang luar biasa."

Pada 24 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan Operasi Militer Khusus di Ukraina sebagai tanggapan atas permintaan kepala republik Donbass. Dia menekankan bahwa rencana Moskow tidak termasuk pendudukan wilayah Ukraina. Dia meyakinkan bahwa tujuannya adalah demiliterisasi dan denazifikasi negara.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Tragedi Maut! 8 Biksu...
Tragedi Maut! 8 Biksu Tewas Ditabrak Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun
Rekomendasi
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
Berita Terkini
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved