RI-Inggris Teken Kerjasama Pengembangan Bidang Kesehatan
Senin, 22 Juni 2020 - 21:55 WIB
loading...
Departemen Kesehatan dan Layanan Sosial (DHSC) Inggris dan Kementerian Kesehatan Indonesia dilaporkan telah menandatangani MoU kerjasama di sektor kesehatan dan pendanaan untuk Pengawasan Resistansi Antimikroba (AMR). Foto/Kedubes Inggris
A
A
A
JAKARTA - Departemen Kesehatan dan Layanan Sosial (DHSC) Inggris dan Kementerian Kesehatan Indonesia dilaporkan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerjasama di sektor kesehatan dan pendanaan untuk Pengawasan Resistansi Antimikroba (AMR). Penandatangan MoU yang digelar secara daring itu akan menjadi kerangka kerjasama antara Inggris dan Indonesia untuk berbagi informasi dan keahlian untuk pengembangan sektor kesehatan di kedua negara.
MoU ini berisi kerjasama di bidang pelayanan kesehatan, pencegahan dan pengendalian penyakit, teknologi dan peralatan kesehatan, SDM untuk pengembangan sektor kesehatan, serta riset dan pengembangan sektor kesehatan.
( Baca juga: Raker dengan Komisi III, Yasonna Laoly Sampaikan Kinerja Kemenkumham Terkait Penanganan COVID-19 )
Salah satu kegiatan kerjasama yang sudah disetujui di MoU ini, menurut keterangan pers Kedutaan Besar Inggris di Jakarta yang diterima Sindonews pada Senin (22/6/2020), adalah kerjasama di Layanan Kesehatan Digital dan Telemedis berbasis komunitas.
Terkait dengan Covid-19, kedua negara telah setuju untuk berbagi informasi mengenai penyakit menular di rumah sakit, sebagai turunan dari salah satu area kerjasama yang sudah disetujui yakni kolaborasi untuk pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
“Pandemi global ini telah menunjukkan pentingnya bagi negara-negara untuk bekerja sama dalam menangani tantangan global di bidang kesehatan di masa kini dan masa depan. Perjanjian seperti ini akan menjadi jalan baru untuk berbagi ilmu dan keahlian antara Inggris dan Indonesia, memperkuat sistem kesehatan di kedua negara, dan hal terpenting yaitu untuk menyelamatkan nyawa," kata Menteri Muda di DHSC, Lord Bethell.
Menteri Kesehatan Indonesia, Terawan menyebut penandatangan kesepakatan ini hari yang bersejarah untuk kerjasama di bidang kesehatan antara Indonesia dan Inggris.
MoU ini berisi kerjasama di bidang pelayanan kesehatan, pencegahan dan pengendalian penyakit, teknologi dan peralatan kesehatan, SDM untuk pengembangan sektor kesehatan, serta riset dan pengembangan sektor kesehatan.
( Baca juga: Raker dengan Komisi III, Yasonna Laoly Sampaikan Kinerja Kemenkumham Terkait Penanganan COVID-19 )
Salah satu kegiatan kerjasama yang sudah disetujui di MoU ini, menurut keterangan pers Kedutaan Besar Inggris di Jakarta yang diterima Sindonews pada Senin (22/6/2020), adalah kerjasama di Layanan Kesehatan Digital dan Telemedis berbasis komunitas.
Terkait dengan Covid-19, kedua negara telah setuju untuk berbagi informasi mengenai penyakit menular di rumah sakit, sebagai turunan dari salah satu area kerjasama yang sudah disetujui yakni kolaborasi untuk pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
“Pandemi global ini telah menunjukkan pentingnya bagi negara-negara untuk bekerja sama dalam menangani tantangan global di bidang kesehatan di masa kini dan masa depan. Perjanjian seperti ini akan menjadi jalan baru untuk berbagi ilmu dan keahlian antara Inggris dan Indonesia, memperkuat sistem kesehatan di kedua negara, dan hal terpenting yaitu untuk menyelamatkan nyawa," kata Menteri Muda di DHSC, Lord Bethell.
Menteri Kesehatan Indonesia, Terawan menyebut penandatangan kesepakatan ini hari yang bersejarah untuk kerjasama di bidang kesehatan antara Indonesia dan Inggris.
Lihat Juga :