Pesawat Militer Rusia dan China Gelar Patroli Udara Bersama di Asia Pasifik
Rabu, 25 Mei 2022 - 06:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Anggota NATO akan Kirim Rudal Anti-Kapal Harpoon ke Ukraina, Ini Kehebatannya
Namun, kementerian menekankan pesawat China dan Rusia “bertindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum internasional” dan tidak melanggar wilayah udara negara lain.
“Aksi tersebut diadakan sebagai bagian dari implementasi rencana kerja sama militer untuk 2022, dan tidak ditujukan terhadap negara ketiga,” papar Kementerian Pertahanan Rusia.
Patroli udara tersebut bertepatan dengan pertemuan antara para pemimpin Amerika Serikat (AS), India, Australia, dan Jepang pada konferensi tingkat tinggi (KTT) Quadrilateral Security Dialogue (Quad) di Tokyo.
Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintahnya telah mengomunikasikan kepada Rusia dan China "keprihatinan serius" atas penerbangan yang "provokatif" itu.
Kishi mencatat kekhawatiran ini terkait dengan keamanan Jepang dan keamanan regional secara umum.
Namun, kementerian menekankan pesawat China dan Rusia “bertindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum internasional” dan tidak melanggar wilayah udara negara lain.
“Aksi tersebut diadakan sebagai bagian dari implementasi rencana kerja sama militer untuk 2022, dan tidak ditujukan terhadap negara ketiga,” papar Kementerian Pertahanan Rusia.
Patroli udara tersebut bertepatan dengan pertemuan antara para pemimpin Amerika Serikat (AS), India, Australia, dan Jepang pada konferensi tingkat tinggi (KTT) Quadrilateral Security Dialogue (Quad) di Tokyo.
Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintahnya telah mengomunikasikan kepada Rusia dan China "keprihatinan serius" atas penerbangan yang "provokatif" itu.
Kishi mencatat kekhawatiran ini terkait dengan keamanan Jepang dan keamanan regional secara umum.
Lihat Juga :