Perangi Covid, Warga Korut Diperintah Berkumur Air Garam dan Minum Teh

Selasa, 24 Mei 2022 - 12:30 WIB
loading...
Perangi Covid, Warga...
Pemimpin Korut Kim Jong-un meninjau apotek di Pyongyang, Korut. Foto/REUTERS/KCNA
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) menginstruksikan warganya berkumur dengan air garam untuk mengobati Covid-19. Perintah itu muncul ketika negara yang tidak divaksinasi itu berjuang menangani wabah virus yang "meledak".

"Perawatan tradisional adalah yang terbaik!" ungkap seorang wanita kepada lembaga penyiaran negara dalam wawancara televisi pekan ini, dilansir Reuters.

Dia mengaku anak-anaknya berkumur dengan air garam dua kali sehari.

Baca juga: Anggota NATO akan Kirim Rudal Anti-Kapal Harpoon ke Ukraina, Ini Kehebatannya

“Air garam hanyalah salah satu dari beberapa pengobatan rumahan yang direkomendasikan Korut dalam memerangi virus,” papar kantor berita Reuters.

Baca juga: Hendak Diserbu Israel, Pemimpin Kristen Seru Semua Rakyat Palestina Bentengi Masjid Al Aqsa

Warga juga dilaporkan disarankan untuk minum teh daun willow tiga kali sehari. Willow merupakan obat herbal yang secara tradisional digunakan untuk meredakan gejala demam.

Baca juga: Lavrov Ungkap Strategi Geopolitik Rusia, Sebut Barat Diktator

“Seorang penduduk lanjut usia mengatakan dalam wawancara televisi bahwa teh jahe membantu melawan Covid,” ungkap laporan Reuters.

Dia mengatakan, "Pertama takut dengan Covid, tetapi ternyata bukan masalah besar setelah mengikuti saran dokter.”

Korea Utara tampaknya menghadapi krisis Covid-19 yang berpotensi menimbulkan bencana, mengingat kemampuan pengujian negara yang terbatas, sistem perawatan kesehatan yang buruk, dan fakta bahwa penduduknya tidak divaksinasi.

Negara ini hanya satu dari dua negara, selain Eritrea, yang telah menolak inisiatif berbagi vaksin global.

Hingga Selasa pekan lalu, negara tertutup itu telah mencatat lebih dari 1,7 juta kasus "demam" dan 62 kematian karenanya, menurut outlet media pemerintah Korean Central News Agency (KCNA).

Menurut BBC, Korea Utara belum menyebut wabah "demam" ini sebagai COVID-19, karena kemampuan pengujian yang buruk telah menghambat kemampuannya mendiagnosis kasus virus itu.

Para ahli telah memperingatkan jumlah aktual infeksi Covid di negara itu kemungkinan jauh lebih tinggi daripada angka yang dilaporkan.

Sabtu lalu, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan wabah Covid di negara itu adalah "kekacauan" paling signifikan sejak Korut berdiri pada 1948.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Mutia Ingin Lawan Insecure
Berita Terkini
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved