Zelensky Ungkap Jumlah Pasukan Ukraina yang Melawan Rusia

Senin, 23 Mei 2022 - 19:11 WIB
loading...
Zelensky Ungkap Jumlah...
Tentara Ukraina naik kendaraan lapis baja di Ukraina timur pada 19 April 2022. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan ukuran militer Ukraina sekarang hampir enam kali lebih besar daripada saat awal konflik antara Kiev dan Moskow.

“Kami membutuhkan lebih dari 250.000 atau 260.000 tentara, tetapi hanya ada sekitar 120.000 pasukan siap tempur di Ukraina sebelum dimulainya operasi militer Rusia pada akhir Februari,” ungkap Zelensky kepada Ukraina 24 pada Jumat (20/5/2022).

Dia menjelaskan telah memberi perintah pada awal 2022 untuk meningkatkan jumlah tentara sebanyak 100.000 prajurit lagi “tidak peduli apakah kita punya uang atau tidak.”

Baca juga: Jenderal Top AS: Potensi Konflik antara Kekuatan Besar Meningkat

Tetapi dia mengakui bahwa bahkan angka-angka itu tidak cukup untuk menghentikan militer Rusia.

Baca juga: Pemerintah dan Pengadilan Israel Berselisih Soal Ibadah Yahudi di Kompleks Masjid Al Aqsa

“Hari ini 700.000. Sekarang Anda lihat hasil kerja 700.000 orang yang berjuang,” ujar dia.

Baca juga: Rusia Melarang Masuk 963 Warga Amerika, Termasuk Aktor Morgan Freeman

Zelensky memerintahkan mobilisasi umum setelah dimulainya konflik, dengan mengatakan semua pria berusia antara 18 dan 60 tahun harus tetap tinggal di negara itu dan berperang.

Awal pekan ini, satu undang-undang diajukan ke parlemen Ukraina yang menyerukan agar para pria yang masih berhasil melarikan diri dan gagal kembali ke negara itu dalam waktu 30 hari untuk dicabut kewarganegaraannya.

Rusia menyerang negara tetangganya hampir tiga bulan lalu, menyusul kegagalan Ukraina menerapkan persyaratan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan pengakuan akhirnya Moskow atas republik Donbass, Donetsk dan Lugansk.

Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.

Kremlin sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.

Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim pihaknya berencana merebut kembali kedua republik dengan paksa.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Berita Terkini
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved