Jenderal Top AS: Potensi Konflik antara Kekuatan Besar Meningkat

Senin, 23 Mei 2022 - 18:30 WIB
loading...
A A A
Kunjungannya juga mencakup pertemuan dengan para pemimpin Jepang, India dan Australia, dalam kelompok negara-negara “Quad”.

Kekhawatiran tentang kekuatan China yang tumbuh dan kemungkinan Beijing dapat menyerang Taiwan meyakinkan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida dan Partai Demokrat Liberal untuk mengambil postur pertahanan yang lebih kuat.

Kishida mengatakan dia memberi tahu Biden bahwa Jepang akan mempertimbangkan berbagai opsi untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya, termasuk kemampuan membalas.

Dia menandakan potensi perubahan dalam kebijakan pertahanan Jepang.

“Jepang yang kuat, dan aliansi AS-Jepang yang kuat, adalah kekuatan untuk kebaikan di kawasan ini,” papar Biden dalam konferensi pers setelah diskusi mereka.

Kishida mengatakan dia telah memperoleh dukungan dari Biden agar Jepang menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB di tengah meningkatnya seruan untuk reformasi dewan.

China dan Rusia adalah anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

“Presiden Biden menyatakan perlunya mereformasi dan memperkuat Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk Dewan Keamanan, yang memikul tanggung jawab besar bagi perdamaian dan keamanan masyarakat internasional,” ujar Kishida.

“Presiden Biden menyatakan dukungannya kepada Jepang untuk menjadi anggota tetap Dewan Keamanan yang telah direformasi,” papar dia.

Kekhawatiran tumbuh di Asia tentang China yang semakin tegas, terutama mengingat hubungan dekatnya dengan Rusia.

Ketegangan juga meningkat atas Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri, yang dianggap China sebagai provinsi pemberontak.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved