Biden Janjikan Respons Militer AS jika China Invasi Taiwan
Senin, 23 Mei 2022 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat yang sama, China menyuarakan protes atas sejumlah kebijakan AS tentang masalah Taiwan. Protes yang terbaru adalah soal Departemen Luar Negeri AS yang mengedit situs webnya, menghilangkan frasa "Amerika Serikat tidak mendukung kemerdekaan Taiwan".
Sebagai tanggapan, Beijing mendesak AS untuk berhenti terlibat dalam manipulasi politik, menekankan hanya ada satu China di dunia.
Taiwan, yang secara resmi menyebut dirinya "Republik China", telah memerintah sendiri secara demokratis sejak berakhirnya perang saudara China pada tahun 1949.
Namun, Beijing menganggap pulau itu sebagai bagian dari Republik Rakyat China. Sementara AS tidak mengakui Taiwan sebagai negara merdeka, Washington menikmati hubungan dekat dengan Taipei, mengirimkan senjata dan berjanji untuk melindungi pulau itu.
Bulan lalu, media AS menyatakan bahwa kontraktor pertahanan Amerika memiliki simpanan peralatan militer senilai USD14,2 miliar yang dibeli kembali oleh Taiwan pada tahun 2019. Menurut laporan tersebut, kurang dari 20 persen persenjataan yang dipesan telah dikirim ke Taipei.
Sebagai tanggapan, Beijing mendesak AS untuk berhenti terlibat dalam manipulasi politik, menekankan hanya ada satu China di dunia.
Taiwan, yang secara resmi menyebut dirinya "Republik China", telah memerintah sendiri secara demokratis sejak berakhirnya perang saudara China pada tahun 1949.
Namun, Beijing menganggap pulau itu sebagai bagian dari Republik Rakyat China. Sementara AS tidak mengakui Taiwan sebagai negara merdeka, Washington menikmati hubungan dekat dengan Taipei, mengirimkan senjata dan berjanji untuk melindungi pulau itu.
Bulan lalu, media AS menyatakan bahwa kontraktor pertahanan Amerika memiliki simpanan peralatan militer senilai USD14,2 miliar yang dibeli kembali oleh Taiwan pada tahun 2019. Menurut laporan tersebut, kurang dari 20 persen persenjataan yang dipesan telah dikirim ke Taipei.
(min)
Lihat Juga :