China Perlonggar Aturan Tes Covid bagi Wisatawan AS

Rabu, 18 Mei 2022 - 20:22 WIB
loading...
China Perlonggar Aturan...
China Perlonggar Aturan Tes Covid bagi Wisatawan AS. FOTO/Reuters
A A A
BEIJING - China telah menghapus persyaratan tes COVID-19 tertentu untuk orang yang terbang dari negara-negara seperti Amerika Serikat (AS) dan mempersingkat periode karantina pra-keberangkatan untuk beberapa pelancong yang masuk.

“Sedikit relaksasi dilakukan sebagai tanggapan terhadap faktor-faktor, termasuk karakteristik varian virus corona," menurut pemberitahuan dari Kedutaan dan Konsulat China yang tidak memberikan perincian lebih lanjut.

Baca: China Akhiri Lockdown, Harga Minyak Dunia Ikut Terkerek

Seperti dilaporkan Reuters, mulai Jumat (20/5/2022), pelancong dari Dallas, New York, Los Angeles, San Francesco, dan Seattle tidak lagi memerlukan tes RT-PCR tujuh hari sebelum mereka terbang, atau tes antibodi apa pun. Hal ini diinfokan pada Selasa malam dari Kedutaan besar China di AS dan beberapa konsulat.

“Namun, para pelancong itu masih perlu melakukan dua tes RT-PCR dalam 48 atau 24 jam penerbangan mereka - tergantung dari bandara mana mereka terbang - ditambah tes antigen pra-penerbangan lainnya,” lanjut pemberitahuan itu.

Perjalanan masuk dan keluar dari China telah menurun jumlahny selama wabah COVID-19. Sebab, China bersikeras pada pedoman "dinamis COVID nol" yang telah melibatkan pembatasan pada masalah dan pembaruan paspor, karantina wajib bagi sebagian besar pelancong pada saat kedatangan, dan pembatalan penerbangan.

Baca: China Terapkan Lockdown, Harga Nikel Jatuh 9,41% dalam Sepekan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Mengapa Bangladesh Sita...
Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya
Rekomendasi
5 Negara Pengirim Modal...
5 Negara Pengirim Modal Terbesar ke Indonesia, Ini Rajanya dalam 10 Tahun Terakhir
Jelang Pelimpahan Don...
Jelang Pelimpahan Don Ritto, Penyidik Polri Bawa Boks ke Kejagung
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Berita Terkini
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved