Pendiri Ben & Jerry's Ditangkap karena Protes Perang Brutal Israel di Gaza

Kamis, 15 Mei 2025 - 09:07 WIB
loading...
Pendiri Ben & Jerrys...
Salah satu pendiri Ben & Jerrys, Ben Cohen, ditangkap polisi AS karena demo menentang perang Israel di Gaza selama sidang Senat Amerika. Foto/Caroline Brehman/CQ Roll Call via Middle East Monitor
A A A
WASHINGTON - Ben Cohen, salah satu pendiri es krim Ben & Jerry's dan aktivis senior, ditangkap polisi Amerika Serikat (AS) pada hari Rabu setelah memprotes kebijakan Amerika dalam perang brutal Israel di Gaza.

Protesnya itu telah menginterupsi sidang Senat untuk sesi kesaksian Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F Kennedy (RFK) Jr.

Sidang Senat terhenti ketika Cohen berdiri dan berteriak: "Kongres mengirim bom yang membunuh anak-anak di Gaza dan membayarnya dengan pemotongan dana Medicaid."

Dia kemudian ditangkap dan dikawal keluar oleh Polisi Capitol.

Baca Juga: Netanyahu Akan Gelar Serangan Skala Penuh di Gaza Beberapa Hari Lagi

Mengutip laporan NBC News, Kamis (15/5/2025), Cohen adalah salah satu dari tujuh pengunjuk rasa yang dipaksa keluar dari sidang Senat. Dia didakwa dengan pelanggaran ringan berupa membuat kerumunan dan penghalang. Polisi menegaskan demonstrasi di dalam gedung Kongres dilarang.

Salah satu pendiri Ben & Jerry's tersebut mem-posting di X setelah penangkapan dan pembebasannya dari tahanan. "Saya memberi tahu Kongres bahwa mereka membunuh anak-anak miskin di Gaza dengan membeli bom, dan mereka membayarnya dengan mengeluarkan anak-anak miskin dari Medicaid di AS. Ini adalah tanggapan pihak berwenang," tulisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved