Turki Setuju Swedia dan Finlandia Gabung NATO Jika Sanksi S-400 Dicabut

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:17 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Kapal Induk Ketiga China Segera Hadir, Latihan Perang Makin Gencar

Selain itu, Turki dilaporkan menuntut Swedia dan Finlandia, bersama dengan negara-negara Eropa lainnya, mengakhiri pembatasan ekspor senjata yang mereka terapkan pada Turki setelah Operasi Mata Air Perdamaian di timur laut Suriah pada 2019.

Operasi Turki itu bertujuan mendorong militan Unit Pertahanan Kurdi (YPG) menjauh dari perbatasannya dan menciptakan apa yang disebut zona aman untuk mendorong pengungsi Suriah kembali ke rumah.

Turki telah menetapkan PKK dan YPG sebagai organisasi teroris tunggal.

Ankara juga memiliki tuntutan lain dari aliansi NATO itu sendiri. Salah satunya adalah dimulainya kembali program produksi pesawat tempur F-35 AS, di mana Ankara dikeluarkan setelah memperoleh sistem S-400 Rusia.

Ankara juga menuntut AS mengizinkan pembelian puluhan pesawat F-16 dan meningkatkan kit untuk armada jet tempur yang ada.

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki tidak dapat menyetujui keanggotaan Swedia dan Finlandia di NATO, karena negara-negara ini telah menolak mengekstradisi "teroris" dan memberlakukan sanksi terhadap Ankara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Makin Tertarik Gabung...
Makin Tertarik Gabung BRICS dan Siap Tinggalkan Dolar AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved