Sebut Penembakan Massal New York Terorisme, Biden: Supremasi Kulit Putih Racun

Rabu, 18 Mei 2022 - 02:29 WIB
loading...
A A A
Biden kemudian mengingat setiap korban penembakan di sebuah toko kelontong yang sering dikunjungi oleh sebagian besar pelanggan kulit hitam, menjadi tampak emosional ketika dia menggambarkan bagaimana mereka diingat oleh keluarga dan komunitas mereka.

Di antara para korban, dia menggambarkan bagaimana Celestine Chaney berada di toko untuk membeli stroberi untuk membuat shortcake, bagaimana Roberta Drury pindah kembali ke rumah untuk membantu saudara laki-lakinya yang menjalani transplantasi sumsum tulang dan membeli bahan makanan untuk makan malam, dan bagaimana Andre Mackniel pergi untuk membelikan putranya yang berusia 3 tahun kue ulang tahun.

Setelah berhenti sejenak, Biden berkata, "Putranya merayakan ulang tahun, bertanya, 'Di mana ayah?'"

Baca juga: Manifesto Penembak Mati 10 Orang di AS: Saya Harap Semua Yahudi ke Neraka

Biden mengatakan bahwa akar kekerasan adalah kebencian yang dipicu oleh media dan politik, internet, telah meradikalisasi individu yang marah, terasing, tersesat, dan terisolasi menjadi keyakinan palsu bahwa mereka akan digantikan oleh yang lain.

"Oleh orang-orang yang tidak terlihat seperti mereka dan yang, oleh karena itu, dalam ideologi sesat yang mereka miliki dan (diberi makan) adalah makhluk yang lebih rendah," ujarnya

Biden mengatakan dia menolak kebohongan supremasi kulit putih dan meminta semua warga Amerika untuk melakukan hal yang sama dan dia mengutuk tokoh-tokoh yang menyebarkan kebohongan untuk kekuasaan, keuntungan politik dan keuntungan, tapi dia tidak menyebut nama individu tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Infografis
Setekah Perang Sengit,...
Setekah Perang Sengit, Rusia Akhirnya Rebut New York dari Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved