Jika Putin Mengebom Nuklir Barat, Tamat Riwayat Rusia
Senin, 16 Mei 2022 - 07:09 WIB
loading...
A
A
A
Dia mendesak dunia untuk tidak meremehkannya dan selalu tetap waspada, membandingkan Presiden Rusia dengan seekor ular yang meronta-ronta di dalam tas menunggu untuk menggigit seseorang.
Pakar kebijakan luar negeri itu melanjutkan: "Putin adalah orang yang sangat marah akhir-akhir ini, selalu memikirkan balas dendam dan segala macam hal."
"Dia tetap berbahaya, seperti biasanya, jadi kami harus waspada," paparnya. “Kita seharusnya tidak pernah meremehkan Putin dan kemampuannya."
"Dia seperti ular yang meronta-ronta di dalam tas, dan ular masih menggigit," sambung dia.
Gardiner menambahkan: "Tetapi pada saat yang sama retorika Rusia tentang penggunaan senjata nuklir sangat dimaksudkan untuk mengintimidasi."
"Ini dimaksudkan untuk memecah belah NATO dan mengancam negara-negara yang ingin bergabung dengan aliansi pertahanan itu," katanya.
"Ini hanyalah propaganda klasik Rusia yang kita lihat di sini, di mana mereka membuat segala macam ancaman dan mencoba memecah aliansi Barat."
Pakar kebijakan luar negeri itu melanjutkan: "Putin adalah orang yang sangat marah akhir-akhir ini, selalu memikirkan balas dendam dan segala macam hal."
"Dia tetap berbahaya, seperti biasanya, jadi kami harus waspada," paparnya. “Kita seharusnya tidak pernah meremehkan Putin dan kemampuannya."
"Dia seperti ular yang meronta-ronta di dalam tas, dan ular masih menggigit," sambung dia.
Gardiner menambahkan: "Tetapi pada saat yang sama retorika Rusia tentang penggunaan senjata nuklir sangat dimaksudkan untuk mengintimidasi."
"Ini dimaksudkan untuk memecah belah NATO dan mengancam negara-negara yang ingin bergabung dengan aliansi pertahanan itu," katanya.
"Ini hanyalah propaganda klasik Rusia yang kita lihat di sini, di mana mereka membuat segala macam ancaman dan mencoba memecah aliansi Barat."
Lihat Juga :