Lavrov: Rusia Terima Tantangan Barat untuk Perang Hibrida Habis-habisan
Minggu, 15 Mei 2022 - 07:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Negara NATO Ini Disebut Target Invasi Rusia Berikutnya setelah Ukraina
Moskow menuduh Barat melakukan kampanye anti Rusia termasuk sanksi yang disebabkan oleh operasi militer khusus di Ukraina, ekspansi NATO ke timur dan memasok senjata modern ke Kiev.
Negara-negara Barat memberlakukan beberapa putaran sanksi baru terhadap Rusia menyusul keputusannya untuk meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari. Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan tujuannya sebagai demiliterisasi dan de-Nazifikasi Ukraina, serta mengakhiri "genosida" Kiev terhadap rakyat Donbass.
Kremlin juga berulang kali menuduh Barat berusaha mengubah Ukraina menjadi "proyek anti-Rusia" yang dimulai dengan dukungannya terhadap kudeta 2014 yang membawa kekuatan nasionalis ke tampuk kekuasaan.
Baca juga: Latvia: Finlandia dan Swedia Gabung Aliansi, Baltik Jadi Laut NATO
Moskow menuduh Barat melakukan kampanye anti Rusia termasuk sanksi yang disebabkan oleh operasi militer khusus di Ukraina, ekspansi NATO ke timur dan memasok senjata modern ke Kiev.
Negara-negara Barat memberlakukan beberapa putaran sanksi baru terhadap Rusia menyusul keputusannya untuk meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari. Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan tujuannya sebagai demiliterisasi dan de-Nazifikasi Ukraina, serta mengakhiri "genosida" Kiev terhadap rakyat Donbass.
Kremlin juga berulang kali menuduh Barat berusaha mengubah Ukraina menjadi "proyek anti-Rusia" yang dimulai dengan dukungannya terhadap kudeta 2014 yang membawa kekuatan nasionalis ke tampuk kekuasaan.
Baca juga: Latvia: Finlandia dan Swedia Gabung Aliansi, Baltik Jadi Laut NATO
(ian)
Lihat Juga :