Jerman Deteksi Lebih dari 300 Penggemar Hitler di Jajaran Keamanannya
Sabtu, 14 Mei 2022 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Dia akan mengusulkan undang-undang untuk membantu menghapus musuh konstitusi dari layanan publik lebih cepat.
Penyelidikan memeriksa 860 kasus dugaan perilaku ekstremis sejak Juli 2018 dan mengungkapkan "bukti nyata" terhadap 327 karyawan layanan keamanan di tingkat federal dan negara bagian.
“Dinas intelijen militer Jerman (MAD) paling banyak melakukan pelanggaran, dengan 83 karyawan ditemukan terlibat dalam kegiatan melawan tatanan dasar demokrasi yang bebas," ungkap laporan itu.
Kepolisian federal menduduki peringkat kedua, dengan 18 karyawan seperti itu.
Kementerian Dalam Negeri mengidentifikasi 138 ekstremis yang bekerja di lembaga federal dan 189 di tingkat negara bagian. Lebih dari 640.000 orang bekerja di dinas keamanan Jerman.
“Masing-masing kasus ini terlalu banyak,” ujar Faeser kepada wartawan.
Dia menambahkan, lebih dari 500 tindakan disipliner telah diambil terhadap petugas keamanan yang memiliki kaitan dengan ekstremisme.
Laporan Jumat datang hampir dua tahun setelah studi nasional pertama Jerman tentang ekstremisme sayap kanan di badan keamanan negara itu menemukan ratusan kasus dugaan pelanggaran yang melibatkan tentara, petugas polisi dan pejabat lainnya.
Penyelidikan memeriksa 860 kasus dugaan perilaku ekstremis sejak Juli 2018 dan mengungkapkan "bukti nyata" terhadap 327 karyawan layanan keamanan di tingkat federal dan negara bagian.
“Dinas intelijen militer Jerman (MAD) paling banyak melakukan pelanggaran, dengan 83 karyawan ditemukan terlibat dalam kegiatan melawan tatanan dasar demokrasi yang bebas," ungkap laporan itu.
Kepolisian federal menduduki peringkat kedua, dengan 18 karyawan seperti itu.
Kementerian Dalam Negeri mengidentifikasi 138 ekstremis yang bekerja di lembaga federal dan 189 di tingkat negara bagian. Lebih dari 640.000 orang bekerja di dinas keamanan Jerman.
“Masing-masing kasus ini terlalu banyak,” ujar Faeser kepada wartawan.
Dia menambahkan, lebih dari 500 tindakan disipliner telah diambil terhadap petugas keamanan yang memiliki kaitan dengan ekstremisme.
Laporan Jumat datang hampir dua tahun setelah studi nasional pertama Jerman tentang ekstremisme sayap kanan di badan keamanan negara itu menemukan ratusan kasus dugaan pelanggaran yang melibatkan tentara, petugas polisi dan pejabat lainnya.
Lihat Juga :