Negara-negara G7 Bersumpah Dukung Ukraina sampai Menang Perang Lawan Rusia

Sabtu, 14 Mei 2022 - 02:08 WIB
loading...
A A A
“Lebih banyak tekanan pada Rusia, dengan sanksi ekonomi. Terus bekerja pada isolasi internasional Rusia. Melawan disinformasi tentang konsekuensi perang...Dan menghadirkan front persatuan untuk terus mendukung Ukraina," ujarnya, seperti dikutip AFP, Jumat (13/5/2022).

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss juga menyerukan dukungan lebih lanjut untuk Ukraina.

"Saat ini sangat penting bagi kami untuk terus menekan [Presiden Rusia] Vladimir Putin dengan memasok lebih banyak senjata ke Ukraina, dengan meningkatkan sanksi," katanya.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba memuji tekad negara-negara G7 untuk membantu Kiev tetapi juga mendesak mereka untuk melangkah lebih jauh.

"Hari ini saya meminta negara-negara G7 untuk mengadopsi undang-undang dan menerapkan semua prosedur yang diperlukan untuk menyita aset kedaulatan Rusia dan memberikannya ke Ukraina untuk menggunakan uang ini guna membangun kembali negara kami," katanya.

Kuleba juga mendesak Uni Eropa untuk memastikan bahwa embargo ditempatkan pada minyak Rusia, memperingatkan bahwa penghilangan larangan paket blok berikutnya akan berarti persatuannya "rusak".

Perang di Ukraina, kata Kuleba, telah menyebabkan persatuan yang lebih besar di antara sekutu Barat.

“Ukraina yang membuat G7 kuat lagi. Perjuangan kamilah yang mengembalikan kepercayaan pada G7 untuk memimpin, membentuk urusan internasional, dan melawan upaya rezim otoriter untuk mengalahkan demokrasi,” katanya.

Menteri Luar Negeri Moldova Nicu Popescu juga memuji peran Uni Eropa dalam krisis dan berterima kasih kepada G7 atas dukungan mereka dalam membantu negaranya mengatasi dampak perang, termasuk gelombang besar pengungsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Ingin Ambil Alih Selat...
Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Digelar Hari Ini, Ruben...
Digelar Hari Ini, Ruben Onsu Siap Hadapi Sarwendah di Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved