China Tolak Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Rusia di Ukraina

Jum'at, 13 Mei 2022 - 19:26 WIB
loading...
A A A
Menurut resolusi tersebut investigasi itu akan dilakukan dengan maksud untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab.

Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Emine Dzheppar mengatakan kepada Dewan HAM PBB daerah-daerah yang berada di bawah kendali Rusia pada awal konflik, yang dimulai pada 24 Februari, telah mengalami pelanggaran hak asasi manusia paling mengerikan di benua Eropa dalam beberapa dekade.

Sedangkan Duta Besar Moskow untuk PBB di Jenewa, Gennady Gatilov, berpendapat bahwa Barat secara kolektif mengorganisir kekalahan politik untuk menjelekkan Rusia daripada mengatasi penyebab sebenarnya dari krisis Ukraina dan mencari cara untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Majelis Umum PBB bulan lalu memilih untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia. China juga memberikan suara menentang dalam kasus itu, tetapi memilih abstain pada resolusi terkait Ukraina lainnya, termasuk kecaman Majelis Umum PBB atas serangan militer Rusia dan teguran Dewan Keamanan PBB terhadap Moskow.

Berbicara pada pertemuan Dewan Keamanan pada hari Kamis di New York, wakil duta besar China untuk PBB Dai Bing berpendapat bahwa sanksi anti-Rusia akan menjadi bumerang.

Baca juga: Barat Terus Suplai Senjata ke Ukraina, Rusia Kembali Peringatkan Risiko Perang Nuklir
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved