Demi Asuransi, Pria India Sewa 4 Pembunuh Bayaran untuk Membunuhnya

Minggu, 21 Juni 2020 - 17:50 WIB
loading...
Demi Asuransi, Pria...
Ilustrasi jenazah. Foto/SINDOnews.com
A A A
NEW DELHI - Seorang pria pengusaha di New Delhi, India , telah menyewa empat pembunuh bayaran untuk membunuhnya. Itu sengaja direncanakan demi uang asuransi Rs 1 crore.

Pengusaha tersebut bernama Gaurav Bansal, 37. Empat pembunuh bayaran yang dia sewa termasuk anak di bawah umur.

Polisi setempat mengatakan Bansal merencanakan pembunuhannya sendiri agar keluarganya bisa mendapatkan uang klaim asuransi Rs 1 crore untuk menghapus utang. Pengusaha ini tinggal bersama istri dan anak-anaknya di Arya Nagar di daerah IP Extension di Ibu Kota India; New Delhi.

Mengutip laporan The Indian Express, Minggu (21/6/2020), seluruh plot digali setelah Bansal terbunuh. Polisi mengatakan tubuhnya dengan tangan terikat ditemukan tergantung di sebuah pohon di daerah Ranhaula di luar New Delhi pada 10 Juni.

Istrinya, Shalu Bansal, telah mengajukan keluhan polisi bahwa suaminya pergi ke tokonya tetapi tidak kembali lagi pada 10 Juni. Gaurav adalah pemilik toko kelontong.

Menurut Shalu, Gaurav telah mengambil Rs 6 lakh sebagai pinjaman pribadi pada bulan Februari dan sedang menjalani perawatan karena depresi. Selain itu, ia juga menjadi korban penipuan kartu kredit. (Baca: Pembunuh Bayaran Bayar Pembunuh Bayaran yang Bayar Pembunuh Bayaran.... )

Polisi mengatakan bahwa selama penyelidikan muncul bahwa Gaurav berhubungan dengan anak di bawah umur. Polisi memindai catatan ponselnya dan menyimpulkan bahwa ia telah memberikan kontrak untuk pembunuhannya sendiri kepada anak di bawah umur tersebut.

Polisi melanjutkan Gaurav pada 9 Juni telah mencapai lokasi pembunuhan tersebut menggunakan beberapa transportasi umum dan mengirim fotonya sendiri kepada tersangka yang masih di bawah umur. Remaja itu dan tersangka lain kemudian mengikat tangannya dan menggantungnya di pohon.

Polisi mengklaim Gaurav telah bertemu dengan tersangka melalui Facebook.

“Selama penyelidikan, remaja itu mengungkapkan bahwa Bansal telah berhubungan dengannya di media sosial dan telah membayarnya untuk membunuhnya. Mendiang mengatakan keluarganya akan mendapatkan uang asuransi jika mereka membunuhnya," tulis The Indian Express, mengutip pejabat polisi setempat, Dr A Koan.

Polisi mengatakan Gaurav diduga berteman dengan remaja itu di Facebook sekitar 20 hari sebelum pembunuhan. Obrolan Facebook-nya menunjukkan bahwa Gaurav telah mengusulkan rencana ini kepada anak di remaja di bawah umur tersebut. Remaja itu awalnya menolak tetapi Gaurav meyakinkannya kemudian dan menjanjikan uang lebih dari Rs 80.000.

Tiga orang; Manoj Kumar Yadav, Sooraj, dan Sumit Kumar telah ditangkap sehubungan dengan kasus ini. Remaja di bawah umur juga telah ditahan.

Polisi berusaha mencari tahu berapa jumlah uang yang diberikan kepada para tersangka atas pembunuhan tersebut dan berapa pembayaran asuransi. Investigasi lebih lanjut sedang berlangsung.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved