Kepala Pentagon Peringatkan Putin Tak Serang NATO, atau....

Kamis, 12 Mei 2022 - 08:14 WIB
loading...
Kepala Pentagon Peringatkan...
Kepala Pentagon atau Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin peringatkan Presiden Rusia Vladimir Putin agar tak menyerang negara NATO mana pun. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Kepala Pentagon atau Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin agar tidak menyerang negara NATO mana pun. Dia mengatakan langkah seperti itu akan menjadi “pengubah permainan" dalam perang Moskow di Ukraina

“Ini adalah pertarungan yang dia [Putin] benar-benar tidak ingin lakukan,” kata Austin kepada anggota Parlemen selama sesi dengar pendapat dengan jenderal tertinggi AS, Mark Milley, pada Rabu.

Austin yakin Rusia tidak ingin mengambil risiko seperti itu. “Ketika Anda melihat kalkulus Putin, pandangan saya adalah bahwa Rusia tidak ingin mengambil aliansi NATO," ujarnya, seperti dikutip Reuters, Kamis (12/5/2022).

"Jika Rusia memutuskan untuk menyerang negara mana pun yang menjadi anggota NATO, itu adalah pengubah permainan," ujarnya.

Austin mengungkapkan bahwa anggota NATO telah membahas tanggapan seperti apa yang akan dilakukan jika terjadi serangan Rusia.

Baca juga: Putin Didesak Caplok Kherson Ukraina Menjadi Milik Rusia

Pasal 5 dari perjanjian NATO menyatakan bahwa jika sekutu NATO diserang, setiap anggota aliansi lainnya akan menganggap tindakan itu sebagai serangan bersenjata terhadap semua anggota dan akan mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk membantu.

Menteri Pertahanan AS menunjuk pada hampir 2 juta pasukan di NATO dan kemampuan paling canggih dari aliansi mana pun di dunia.

Ditanya apakah AS siap untuk menanggapi serangan Rusia terhadap negara anggota NATO? Jenderal Milley berkata, “jawaban singkatnya adalah ya.”

“Secara militer, kami sangat mampu menanggapi segala bentuk atau mode eskalasi jika diarahkan oleh presiden,” katanya.

Milley mengatakan AS sedang memantau situasi dan potensi eskalasi "setiap hari."

Putin memerintahkan apa yang disebut “operasi militer khusus” pada bulan Februari, mengeklaim bahwa dia akan membebaskan kota-kota di Ukraina yang penduduknya berbahasa Rusia dari “neo-Nazi".

AS telah menawarkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky rute untuk melarikan diri dari negaranya, namun perlawanan Ukraina telah menarik pujian dunia internasional dan memaksa Barat untuk menghitung ulang keyakinannya bahwa Rusia akan menggulingkan pemerintah di Kiev dalam beberapa hari.

Pertempuran telah berlangsung selama lebih dari 75 hari sekarang, dan Rusia harus membentuk kembali pasukannya dan memprioritaskan kembali tujuannya di Ukraina.

Komunitas internasional telah bersatu untuk memberikan Ukraina bantuan militer serta menluncurkan sanksi ekonomi terhadap Rusia dan para oligarkinya.

Tetapi anggota NATO, termasuk AS, mengatakan mereka tidak berniat mengerahkan pasukan ke Ukraina untuk berperang melawan Rusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved