China Peringatkan Kapal Perang AS saat Transit di Selat Taiwan
Rabu, 11 Mei 2022 - 20:14 WIB
loading...
China Peringatkan Kapal Perang AS saat Transit di Selat Taiwan. FOTO/Reuters
A
A
A
BEIJING - Militer China mengatakan pada Rabu (11/5/2022) bahwa mereka telah memantau dan memperingatkan sebuah kapal perang Amerika Serikat (AS) yang telah berlayar melalui Selat Taiwan yang sensitif. Misi ini dijalankan AS tak lama setelah China melakukan latihan perang di dekat pulau itu.
Armada ke-7 Angkatan Laut AS mengatakan, kapal penjelajah berpeluru kendali USS Port Royal melakukan transit "rutin" Selat Taiwan melalui perairan internasional "sesuai dengan hukum internasional" pada hari Selasa, misi kedua dalam dua minggu. AS telah melakukan pelayaran seperti itu sekitar sebulan sekali, yang membuat marah China.
Baca: Helikopter Serbu Modern China Terbang di Zona Udara Taiwan, Taipei Waspada
Beijing menganggap langkah ini sebagai tanda dukungan untuk Taiwan, pulau yang diperintah secara demokratis yang dipandang Beijing sebagai wilayah China. Komando Timur Tentara Pembebasan Rakyat China mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa pasukannya telah memantau kapal di seluruh wilayah dan "memperingatkan" itu.
"Amerika Serikat sering mementaskan drama semacam itu dan memprovokasi masalah, mengirimkan sinyal yang salah kepada pasukan kemerdekaan Taiwan, dan dengan sengaja meningkatkan ketegangan di Selat Taiwan," tambah pernyataan tersebut, seperti dikutip dari Reuters.
"Pasukan teater menjaga kewaspadaan tinggi setiap saat, dengan tegas melawan semua ancaman dan provokasi, dan dengan tegas mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas territorial," lanjut pernyataan itu.
Sementara Angkatan Laut AS mengatakan, kapal itu "transit melalui koridor di Selat yang berada di luar laut teritorial negara pantai mana pun".
Armada ke-7 Angkatan Laut AS mengatakan, kapal penjelajah berpeluru kendali USS Port Royal melakukan transit "rutin" Selat Taiwan melalui perairan internasional "sesuai dengan hukum internasional" pada hari Selasa, misi kedua dalam dua minggu. AS telah melakukan pelayaran seperti itu sekitar sebulan sekali, yang membuat marah China.
Baca: Helikopter Serbu Modern China Terbang di Zona Udara Taiwan, Taipei Waspada
Beijing menganggap langkah ini sebagai tanda dukungan untuk Taiwan, pulau yang diperintah secara demokratis yang dipandang Beijing sebagai wilayah China. Komando Timur Tentara Pembebasan Rakyat China mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa pasukannya telah memantau kapal di seluruh wilayah dan "memperingatkan" itu.
"Amerika Serikat sering mementaskan drama semacam itu dan memprovokasi masalah, mengirimkan sinyal yang salah kepada pasukan kemerdekaan Taiwan, dan dengan sengaja meningkatkan ketegangan di Selat Taiwan," tambah pernyataan tersebut, seperti dikutip dari Reuters.
"Pasukan teater menjaga kewaspadaan tinggi setiap saat, dengan tegas melawan semua ancaman dan provokasi, dan dengan tegas mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas territorial," lanjut pernyataan itu.
Sementara Angkatan Laut AS mengatakan, kapal itu "transit melalui koridor di Selat yang berada di luar laut teritorial negara pantai mana pun".
Lihat Juga :